-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Bawaslu Lampung, Soroti Indeks Kerawanan Pemilu 2024

Jumat, 18 November 2022 | November 18, 2022 WIB Last Updated 2022-11-18T08:04:13Z


Bandar Lampung (Kabar Nusantara) -  Kordiv pencegahan dan permas Bawaslu Lampung, Karno Ahmad Satarya, MH., mempercepat finalisasi indeks kerawanan pemilu (IKP) di 15 wilayah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung. Hal itu disampaikanya dalam Bimtek pengawasan pemilu tahun 2024 di Sheraton hotel, Kamis 17/11/22.


Karno mengatakan indeks kerawanan pemilu atau yang disingkat IKP dengan dasar data dan  berkombinasi disetiap Kabupaten/kota yang melaksanakan Pemilu/Pilkada sebelumnya.


"Seperti Kabupaten Mesuji di Pilkada lalu peran aparatur sipil negara berpotensi kerawanan dan masuk kategori tinggi, apalagi berkaitan dengan daerah register 45, ini menjadi pembahasan penting untuk dilakukan identifikasi dan pencegahan,"  ujarnya. 



Tidak hanya itu dalam waktu dekat tim Bawaslu Lampung juga akan melakukan supervisi secara langsung terkait calon  pemilih yang ada di lokasi khusus dan daerah perbatasan, mengingat pentingnya menjaga hak pilih setiap warga. 


Senada dengan itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji Apri Susanto, SPd. SH., mengatakan hal seperti itu untuk mencari solusi terbaik agar wilayah Bumi Ragab Begawe Caram terwujud Pemilu yang berintegritas, tutur Apri. 


Acara Bimtek dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar, SH. MH yang di hadiri oleh anggota Bawaslu Lampung Karno Ahmad Satya, Sos. I. MH., serta jajaran sekretariat Bawaslu. 


Diketahui dalam Bimtek Pengawasan Pemilu 2024, sebagai narasumber yaitu DR. Drs. Achmad Moelyono, MH. dengan materi Penguatan Kapasitas Sumberdaya Manusia dalam tugas pengawasan Pemilu. 


Selanjutnya Rektor UTB selaku narasumber dalam menyampaikan materi menyatakan, "sebagai Pengawas Pemilu kita harus berani dan tegas serta harus menguasai peraturan perundang - undangan,"  tegasnya. 


Sementara itu arasumbet kedua Fatikhatul Khoiriyah, SH.I. MH yang membawakan materi tekhnologi dan pengawasan pemilu 2024  mengatakan, dengan adanya perkembangan teknologi saat ini,  tentu sangat membantu dalam beradaptasi. 


"Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam pengawasan Pemilu, penting kita implementasikan. Namun tak elok juga terlalu banyak aplikasi,  jika jajaran Bawaslu tidak dapat secara maksimal menggunakan aplikasi tersebut, " tuturnya. (Eko)


×
Berita Terbaru Update