-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Septi Meidodga: Ibadah Syukuran Peringati Ulang Tahun Pemuda Adat Papua

Rabu, 10 Agustus 2022 | Agustus 10, 2022 WIB Last Updated 2022-08-10T11:41:09Z

 


Teminabuan (kabar-nusantara.com) -  Ketua Pemuda  Adat Septi Meidodga menyampaikan bahwa kegitan ibadah syukuran  'Pemuda Adat Papua' wilayah lll Doberai melakukan Ibadah syukuran untuk memperingati ulang tahun Pemuda Adat Papua Wilayah lll Doberai yang ke l dan perayaan hari masyarakat adat Internasional, Selasa (9/8/22)


Dalam ibadah tersebut Ketua Pemuda Adat Septi Meidodga  berterima kasih kepada Tuhan karena dalam kepemimpinanya ke satu tahun ini banyak hal telah di lewati dalam internal organisasi, oleh sebab itu dalam momentum perayaan ini kiranya  pemuda adat mampu sebagai garda terdepan masyarakat adat Papua. 


"Kami pemuda adat septi meidodga  menyampaikan selamat merayakan hari masyarakat adat Internasional," ungkapnya.


Menurutnya septi maidodga  terus tumbuh pemuda adat Papua Dombaray 3  memperjuaangkan hak hak adat orang asli Papua dimasing-masing wilayah pada Propinsi Papua barat.  Manusia lahir dan dibesarkan oleh alam mari Septi Meidodga inggin mengajak  tokoh-tokoh adat, baik pajabat orang  asli Papua kami mengajak ikut serta suport  penuh dukungan kepada Lembaga Adat Papua. 


Ketua pemuda ingginkan Papua Barat  adalah tempat keberadapan bagi seluruh suku etnis dinegara indoneeia. Sebagaimana agar sembonyan Bineka Tunggal Ika  ini terus bertumbuh menjadi motivasi kehidupan.


Bersosial, hidup rukun, agama rukun adat budaya isti adat budaya lokal, orang asli Papua, baik budaya Nusantara lainya untuk terus bertumbuh maka saling menghargai hak- hak adat budaya  orang asli Papua, untuk masyarakat adat Papua di tujuh wilayah adat, dan semoga perayaan ini akan memberikan dorongan kepada pemuda adat serta masyarakat adat agar lebih eksis ke depan dalam kerja kerja masyarakat.


"Kami berharap  pemuda  adat Papua Dombaray 3 menyampaikan dalam kondisi usia lembaga DAP, serta tugas kerja dan tangung jawabnya. Mengingat  usia pemuda adat masih terlalu muda sehingga harus di dorong untuk kerja keras mengawal hak hak masyarakat adat papua ke depan demi mewujudkan masyarakat adat yang kuat dan mandiri," pungkas Septi Meidodga. 

(konjol putra Qhololin) 


×
Berita Terbaru Update