-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Warga Lumpung Rabu Sampaikan Mosi Tak Percaya Terkait Janji Wakil Bupati Manggarai

Rabu, 01 Juni 2022 | Juni 01, 2022 WIB Last Updated 2022-06-01T15:42:12Z


Manggarai (kabar-nusantara.com) - Masyarakat Lumpung Rabo, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok menyampaikan mosi tidak percaya kepada Sang Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Heri Ngabut karena dinilai ingkar janji saat Pilkada tahun 2020 lalu. 


Hal ini di sampaikan oleh Lorensius Emanuel, Warga Lumpung Rabo, kepada wartawan,  "warga masyarakat Lumpung Rabo, saat ini kecewa karena telah termakan janji kampanye politik Heri Ngabut pada Pilkada tahun 2020 lalu," katanya,  Selasa 31/5/22. 


Saat itu Heri Ngabut sebagai calon Wakil Bupati Manggarai mendampingi  Heribertus Nabit yang kini telah sukses terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Manggarai. "Dulu saat ia kampanye berkunjung ke Lumpung Rabo, kami begitu antusias mendukungnya, karena yakin bahwa janji dan harapan politiknya bisa di tepati," tambah Lorensius.


Bahkan ia sendiri menyampaikan kepada warga Lumpung Rabo akan membangun akses jalan baru menuju Lumpung Rabo, jika ia  terpilih. "Kenyataannya janji tersebut hanya sebagai pemanis yang membuat kami terhibur dan senang saat itu," jelasnya.



Buktinya, akses jalan baru yang dijanjikan oleh Wakil Bupati tersebut tak pernah terwujut. Yang ada hanya  peningkatan dan  perawatan jalan lama, yang sebenarnya jalan tersebut  masih layak  digunakan. 


"Kami warga masyarakat Lumpung Rabo dengan tegas menolak rencana rehab akses jalan lama dan  menyampaikan mosi tidak percaya kepada Wakil Bupati Manggarai, Heri Ngabut," ucapnya.



Sementara itu Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai, Wilfridus Eduardus Elfrid Turuk menjelaskan bahwa, Rehab jalan lama yang aksesnya ke Lumpung Rabo tersebut sudah ada pada nomenklatur.


"Jadi kami tidak bisa lagi untuk merubah atau mengalihkan ke akses pembangunan jalan baru," jelasnya.


Kalau saja dicoba merubah atau mengalihkan dari nomenklatur yang sudah ditetapkan tersebut, maka hal ini akan bertabrakan dengan berbagai peraturan yang berlaku. 


Ditempat terpisah, Silvester Nado  anggota DPRD  Manggarai, saat di mintai tanggapanya  terkait polemik pembangunan akses jalan di Lumpung Rabo angkat bicara. 


"Menurut saya memikat hati masyarakat untuk pilih pasangan calon Pilkada. Maka materi kampanye mestinya dibuat dengan pertimbangan yang matang dan menjadi sebuah kewajiban untuk dilaksanakan," kata Silvester.


Dia menambahkan, ingat janji adalah hutang yang wajib dipenuhi. "Gerakan penolakan terhadap rehab kondisi jalan yang dianggap masih  layak digunakan di Dusun Rabo, merupakan secuil harapan akan keadilan dalam pembangunan," ungkapnya.


Lebih jauh ia menyampaikan, perlu ada pendataan yang serius terhadap akses jalan menuju Kampung Rabu yang sampai dengan saat ini belum tersentuh dengan peningkatan jalan. Ruas jalan yang belum ada peningkatan status seperti itu wajib menjadi skala prioritas dalam menentukan program pembangunan. 


"Tentu rehab jalan menuju Dusun Lumpung Rabo yang sudah menjadi prioritas dari Dinas PUPR untuk dilaksanakan tahun ini merupakan upaya memenuhi kebutuhan masyarakat," jelasnya.


Maka hal ini menjadi sebuah pekerjaan rumah untuk tahun depan pada  anggaran 2023 agar permintaan dari Dusun Rabo ini mendapat perhatian yang serius, apalagi Wakil Bupati Manggarai sudah melihat langsung kondisi masyarakat Lumpung Rabo dan menjadi tanggung jawab moril melaksanakan janji kampanye itu. 


"Saya mengharap masyarakat Dusun Rabo bisa menerima program rehab jalan yang sudah dianggarkan itu tetap  dilaksanakan pada tahun ini," ucapnya.


Dan mengharap kepada pihak terkait yang akan  melaksanakan rehab jalan tersebut agar memperhatikan mutu dalam melaksanakan  pembangunan.


"Jangan sampai program pembangunan yang dilaksanakan hanya menjadi sebuah agenda menghabiskan uang negara tanpa memperhatikan asas manfaat dari program pembangunan tersebut," tutupnya Silvester. (Bino)


×
Berita Terbaru Update