-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Menteri PPPA Titip Dua Pesan Penting ke Pemda Malaka

Rabu, 11 Mei 2022 | Mei 11, 2022 WIB Last Updated 2022-05-11T14:20:15Z


Malaka (kabar-nusantara.com) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati melalui Deputi Perlindungan Anak, Nahar, SH, M.Si menyampaikan dua pesan penting ketika datang berkunjung ke Kabupaten Malaka, Rabu 11 Mei 2022. 


Pesan penting itu diungkapkan Nahar ketika bertemu Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH di ruang kerjanya. Saat itu Bupati didampingi penjabat Sekda Malaka Silvester Leto, Kadis Sosial Malaka Folgentius Fahik dan Kabag Prokopim Setda Malaka Ahmad Nenometa. Pihak Polres Malaka juga hadir, yakni Kasat Reskirim Iptu Zainal Abidin Abdulrahman, dan Tim dari Kementerian sejumlah 7 orang. 


"Ibu Menteri  Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak tidak sempat datang dan mengutus Saya ke Malaka dengan dua pesan utama yakni memastikan hubungan antara pusat dan daerah bisa berjalan dengan baik dalam upaya pemberdayaan perempuan dan anak," katanya. 


"Selanjutnya pesan kedua yakni merespons laporan masyarakat tentang kasus kekerasan seksual yang terjadi belakangan ini di Malaka," beber Nahar. 


Melengkapi dua pesan tersebut, Kementerian PPPA pun memberikan apresiasi kepada Pemimpin Daerah dan Kepolisian yang sudah merespons kasus ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 


"Pihak Kementerian PPPA memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan Pemda Malaka dan pihak Polres Malaka yang sudah merespons persoalan ini sesuai aturan yang berlaku," tuturnya.


Nahar berharap apa yang sudah  dilakukan terus dijaga sehingga ketika ada kasus perempuan dan anak bisa diselesaikan sesuai koridor hukum yang berlalu di Republik ini. 


"Sekali lagi kami berikan atensi karena terkait kasus ini, pak Bupati sudah membuktikan bukan hanya dengan statement tapi dengan mendatangi korban dan senantiasa mengupayakan penyelesaian kasus ini sesuai dengan aturan yang berlaku," tuturnya. 


Sementara itu Bupati Malaka dalam menanggapi pesan tersebut  menyebutkan,  LPPA, yakni sebuah wadah organisasi independen dan mandiri yang berfokus pada perlindungan perempuan dan anak yang sedang mengalami masalah hukum. 


"Malaka ini adalah daerah perbatasan, maka lembaga ini harus segera ada sehingga kasus-kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak dapat diurus secara baik," katanya. (Rofinus  Bria)


×
Berita Terbaru Update