-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Bupati Simalungin: Kita Hadir Untuk Selesaikan Masalah Petani

Rabu, 13 April 2022 | April 13, 2022 WIB Last Updated 2022-04-12T19:23:32Z


Simalungun (kabar-nusantara.com) -  Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama Kapolres, AKBP Nicolas Dedi Arifianto, Dandim 0207/SML Letkol Inf Roly Sohuoka dan Wakil Ketua DPRD Simalungun Samrin Girsang melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun, Sumut, Selasa (12/4/2022).


Dalam Kunker tersebut Bupati didampingi Forkompinda melakukan panen perdana padi sawah di lahan pertanian milik warga, sekaligus  menyerahkan bantuan angkutan produk hortikulkura  dari Direktorat Jendral Hortikultura Kementerian Pertanian tahun 2022 dan melaksanakan pertemuan dengan masyarakat Tani, Kelompok tani, Penyuluh pertanian dan Distributor pupuk di bawah kelapa sawit.


Camat Huta Bayu Raja Donni Sinaga dalam laporanya menyampaikan, di Kecamatan Huta Bayu Raja terdapat 3.100 Ha lahan pertanian. Untuk itu dia  berharap wilayah Kecamatan yang ia pimpin dapat jadikan sebagai pusat pertanian di Simalungun. 


Sementara itu, Kadis Pertanian Ir. Ruslan Sitepu menjelaskan bahwa untuk memperoleh pupuk subsidi cukup rumit, melalui beberapa mekanisme. Dari 371.000 ton pupuk subsidi yang di ajukan hanya 17 ribu ton yang di berikan oleh pemerintah pusat.



Kemudian, Wakil Ketua DPRD Simalungun Samrin Girsang menyampaikan bahwa untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam pengelolaan pertanian di Simalungun, harus ada penyuluhan dan edukasi kepada para petani termasuk untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. “Ini merupakan tugas kita, baik sebagai distributor maupun sebagai penyuluh,” ujarnya 


Nenanggapi semua itu Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dalam arahannya mengatakan, Pemkab Simalungun terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dan juga mencari solusi permasalahan yang di hadapi oleh para petani.

 

“Jadi kita hadir di sini untuk menyelesaikan masalah yang di hadapi para petani, bukan untuk menyalahkan siapa yang salah. Saya yakin petani kita di Simalungun ini hebat,” kata Bupati.


Terkait dengan pupuk bersubsidi, Bupati meminta agar pengelolaan pupuk bersubsidi jangan diserahkan kepada orang yang tidak bertanggungjawab. “Kita tidak mau pengelolaan pupuk subsidhi ini dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Bagi distributor kami harapkan agar tidak  macam-macam, jika ini terjadi hal yang aneh, kami bersama penegak hukum akan memproses ini,” tandas Bupati 


“Kuota dan realisasi pupuk itu sudah jelas, jadi harus jelas pendistribusian kepada kelompok tani ini. Jika ada riak-riak dalam hal ini itu biasa namun kita harus mencari solusinya, dan semua harus di komunikasikan. Agar bagaimana distributor bisa nyaman dan petani kita terbantu,” kata Bupati menambahkan.


Kepada penyuluh, Bupati menegaskan hanya kelompok kelompok petanilah yang mendapat pupuk subsidi. Untuk itu, mari kita bekerja sama dengan baik. “Saya tau tugas bapak ibu penyuluhan berat tapi itu harus di lakukan,” ucapnya. 


Lebih lanjut kepada distributor, Bupati meminta untuk membuat daftar penyesuaian harga dalam penyaluran pupuk bersubsidi dan ikutilah ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta jangan sampai berurusan dengan penegak hukum. 


“Sebab jika tidak ada distributor bagaimana kita bisa melakukan penyaluran pupuk bersubsidi ini. Karena bapak ibu juga yang bisa menjaga ketahanan pupuk di Simalungun ini,” kata Bupati sembari menyebutkan petani harus hidup dan distributor juga harus hidup serta diharapakan pertemuan kita ini berdampak bagi kesejahteraan para petani.


Usai melakukan pertemuan dengan para petani, penyuluh pertanian, kelompok tani dan distributor pupuk, Bupati meresmikan kilang padi milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maligas Bayu, dilanjutkan dengan peninjauan kilang padi. Saat peninjauan kilang padi itu, Bupati membeli beras kemasan karung 10 Kg sebanyak 10 karung. (Buyung Tanjung)


×
Berita Terbaru Update