-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Sempat Berlarut-larut, Perkara Dua Kelompok Nelayan Berakhir Damai

Sabtu, 05 Maret 2022 | Maret 05, 2022 WIB Last Updated 2022-03-04T17:40:56Z
Foto : Hasil Musyawarah Kesepakatan yang di tanda tangani oleh perwakilan kelompok nelayan bagan congkel


Lampung Timur (kabar-nusantara.com) - Masyarakat nelayan Tancap dan Bagan Congkel menggelar musyawarah di Balai Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur, dalam pertemuan itu dua kelompok nelayan tersebut membuat kesepakatan wilayah zona perairan, Jum'at (04/03/2022).


Penandatanganan kesepakatan itu di saksikan langsung oleh Kepala Desa Muara Gading Mas,Wahyono, Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lampung Timur, Andi Baso, Kapolsek Labuhan Maringgai, Kompol Yusvin, Kasad Pol Airud Polres Lampung Timur, AKP Yus Mawardi, , Danpos TNI-AL dan Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Labuhan Maringgai.


Wakil Ketua HSNI, Andi Baso


Hasil dari kesepakatan itu pun diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua HNSI, Andi Baso bahwa, Bagan Congkel menyetujui untuk 10 mil dari selatan dan 12 mil pinggir pantai adalah wilayah zona kelompok nelayan Tancap.


"Ahamdullilah hari ini sudah clear masalah Bagan Tancap dan Congkel musyawarah berjalan dengan kondusif tidak ada masalah," ucapnya.



Selama ini permasalahan kedua kelompok nelayan itu hanya salah paham, maka perlunya sosialisasi antar keduanya agar kedepanya tidak ada lagi perkara.


"Masalah kedua kelompok nelayan itu bukan orang lain, semua masih saudara maka kami dari HNSI ini mengajak berbicara dari hati ke hati," jelas Andi Baso.


Wakil Ketua HNSI itu juga berharap, hasil dari pelaksanaan musyawarah kesepakatan yang digelar hari ini kedepanya dapat diterapkan dengan baik dan dapat menjaga suasana tetap kondusif.


Sementara itu, Kasat Pol-Airud AKP Yus Mawardi menambahkan, dalam musyawarah kesepakatan itu pihaknya bersama Dit-Pol Airud Polda Lampung juga menyaksikan penandatanganan surat perjanjian zona oleh wakil kedua kelompok nelayan tersebut.


"Alhamdullilah, terkait permasalahan Bagan Congkel dan Tancap telah kami  mediasi dan menghasilkan dua poin kesepakatan dan sudah di tanda tangani. Kemudian telah kita saksikan bersama Forkompincam," jelasnya.


Ia menghimbau, dengan adanya perjanjian ini, diharapkan kedua kelompok nelayan tersebut dapat mentaati apa yang sudah menjadi kesepakatanya.


"Dan kami Sat-Pol Airud Polres Lampung Timur beserta Dit-Pol Airud Polda Lampung beserta Pos Angkatan Laut  siap mengawal kebijakan tersebut," tutup Yus Mawardi. (Zakaria)


×
Berita Terbaru Update