-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Pembangunan Drainase Gampong Lapang Mangkrak, Pelaksana CV. Ekamatra Pantas Didenda

Jumat, 11 Maret 2022 | Maret 11, 2022 WIB Last Updated 2022-03-11T10:18:56Z

 



Meulaboh (kabar-nusantara.com) - Ketua Pemuda Gampong Lapang, Sarwin menyesalkan terkait pembangunan drainase di Desanya yang baru saja selesai di bangun, namun kondisinya sudah rusak. Yakni sudah patah atau retak dan terlihat cara kerjanya di bangun asal asalan, Jum'at (11/3/22) 


Menurut Sarwin pembangunan drainase di Gampong Lapang Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat yang dananya bersumber dari dana Otsus tahun 2021 dengan total anggaran sebesar Rp. 372.273.000,- itu sangat tidak layak dan tidak seimbang dengan nilai anggaran tersebut. "Mestinya bisa lebih baik dari yang ada ini," kata Sarwin.


Sementara itu, Yuswar sebagai PPTK pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Propinsi Aceh, saat dikonfirmasi wartawan  mengatakan,  pembangunan saluran Drainase Lingkungan Gampong Lapang Kec. Johan Pahlawan Kab. Aceh Barat dilaksanakan oleh CV. Ekamatra, dengan masa pelaksanaan selama 40 hari kalender, dan telah dimulai sejak tanggal 8 November 2021. 


Saat itu CV. Ekamatra yang melaksanakan pekerjaan tersebut hanya diberikan uang muka saja, dan sampai sekarang belum dilakukan pembayaran 100% kepada CV. Ekamatra.  Karena pihak penyedia jasa tidak mampu menyelesaikan pekerjaaan sesuai masa pelaksanaan kontrak awal.  


Maka untuk penyelesaian dan mengingat dari segi fungsional pekerjaan tersebut dilakukan addendum kontrak, yakni pemberian kesempatan penyelesaian pekerjaan dengan diberlakukan denda 1/1000 (satu perseribu) per hari dari nilai kontrak sebelum PPN sesuai ketentuan yang berlaku.


Menurut Yuswar, Jenis konstruksi pekerjaan pembangunan drainase tersebut yaitu pasangan batu dilengkapi pemasangan cerucuk bambu, guna kesetabilan konstruksi dengan finishing plasteran. Adapun untuk kerusakan yang terjadi dimasa pemeliharaan konstruksi seperti retak dan lainnya, pihak Dinas sudah turun ke lapangan untuk melihat dan mengukur hasil kerja penyedia jasa.


Yuswar menambahkan, memang masih ada kekurangan-kekurangan dalam pekerjaan minor yang harus di perbaiki yang merupakan kewajiban dan tanggung jawab penyedia jasa untuk memperbaikannya. "Tetapi  secara umum saluran tersebut sudah bisa berfungsi dan bermanfaat untuk masyarakat," jelas Yuswar, selaku Pengelola teknis kegiatan saluran tersebut. 


Kembali ke tokoh Pemuda Gampong Lapang, Sarwin, saat ditemui awak media dia mengatakan, "kami merasa belum puas dengan kinerja CV. Ekamatra, kami menuntut Dinas Perumahan Rakyat harus meminta pertanggung jawaban dari pihak penyedia jasa pekerjaan tersebut," pungkasnya. ( Syamsul)


×
Berita Terbaru Update