-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Kebijakan HET Minyak Goreng Dicabut, Keberadaan Minyak Masih Sulit

Senin, 21 Maret 2022 | Maret 21, 2022 WIB Last Updated 2022-03-21T11:00:21Z


Lampung Timur (kabar-nusantara.cim) - Menjelang ramadhan stok minyak goreng kemasan di beberapa mini market hingga pasar tradisional Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur masih mengalami kekosongan, Minggu (20/03/2022).


Meski pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pencabutan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng dalam kemasan melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 11 Tahun 2022, namun keberadaan minyak di mini market hingga pasar tradisional masih sulit ditemukan.


"Meski sekarang harga 1 liter 22 Ribu dan yang 2 liter mulai dari 47,900  tapi barang masih tetap kosong. Sudah seminggu belum dapat kiriman," jelas asisten Kepala Alfamart, Yana (27).


Langkanya minyak goreng tersebut  menjadi pukulan berat bagi para pelaku usaha menengah kelas mikro (UMKM), mereka terancam gulung tikar akibat tak dapat memenuhi pesanan para pelangganya.


"Untuk proses penggorengan saya menghabiskan 50 liter perhari, jadi kalau ga ada minyak gimana, lama kayak gini bisa tutup," ucap Mukhoiri (53), pelaku UMKM keripik pisang Kecamatan Mataram Baru.


Terkait kelangkaan minyak goreng kemasan tersebut, anggota Komisi 1 fraksi Nasdem DPRD, Lampung Timur, Agus Eka Jasutra mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan aksi 100 hari berhenti gunakan minyak.


"Jika diperkirakan ada indikasi minyak goreng yang di mainkan dan dimanfaatkan oleh oknum, masyarakat perlu melawan, misal seperti membuat gerakan-gerakan stop beli minyak goreng 100 hari," ucap Eka. 


Menurut Eka, dengan di lakukanya langkah-langkah itu setidaknya akan membuat para oknum penimbun minyak goreng akan jera bahkan merugi.


Sementara ditempat terpisah, Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi mengungkapkan, terkait permasalahan itu pihak Pemerintah Daerah sedang berusaha, setidaknya untuk minyak goreng curah dapat tersubsidi.


"Menyambut bulan puasa ini minyak goreng sebetulnya di pasar-pasar sudah ada tapi harganya masih tinggi, karna CPO juga kan harganya naik," jelas Azwar Hadi. (Zakaria)


×
Berita Terbaru Update