-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Tambang Batu Bara, PT. MIP Mendadak Lock down

Kamis, 24 Februari 2022 | Februari 24, 2022 WIB Last Updated 2022-02-24T11:52:43Z


Nunukan (kabar-nusantara.com) - Tambang batu bara milik PT. Mandiri Inti Perkasa (MIP) yang berlokasi di Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mendadak lock down.


Keputusan ini berdasarkan memorandum dari Kepala teknik tambang (KTT) No. 003/KTT - MIP/II/ 2022, perihal penutupan sementara akses keluar dan masuk site PT. MIP yang efektif berlaku tanggal 23 Februari 2022,  



Menurut Kepala teknik tambang M. Robert Boro dalam memorandumnya, hal ini dikarenakan meningkatnya kasus terkonfirmasi covid-19 di area PT. Mandiri Intiperkasa pertanggal 20 Februari 2022, total kasus yang menjalani karantina sebanyak 202 pasien," ungkap M. Robert Boro, Rabu (23/2/2022).


Kebijakan untuk menerapkan lock down ini adalah upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di area pertambangan PT. MIP,  "hal ini juga berdasarkan hasil musyawarah dengan manajemen pusat bersama management site dan para penanggungjawab operasional (PJO) kontraktor selaku mitra kerja PT. MIP, "  ungkap Robi.



Senada dengan itu, Halim Syahrudin, Safety juga team gugus Covid-19 sangat mengapresiasi kebijakan management. Menurutnya kebijakan itu adalah langkah yang tepat, ditengah situasi kita yang sudah kritis Covid. 


"Bayangkan, pertengahan bulan Februari ini peningkatan terkonfirmasi covid itu sangat drastis. Tanggal 20 kemaren sudah 202 itu menurut data update klinik MIP dan ada kemungkinan penambahan," terang Halim, Kamis (24/2/2022).



Sekarang ini team Medis kewalahan, hampir setiap hari ada tracing di setiap Mes karyawan yang terkonfirmasi positif covid. Pagi, siang dan sore check suhu ditempat karantina. Belum lagi tempat karantina sudah penuh semua. 


"Kita berharap, pandemi ini cepat berakhir kita pulih dan bangkit kembali tapi intinya, tetap jaga kesehatan, jaga pola makan dan istirahat, minum air putih yang cukup dan budayakan 5M, " tegas Halim. (Roni Duman, Nunukan)

×
Berita Terbaru Update