-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Senkom Siap Bersama Rawat Indonesia

Kamis, 17 Februari 2022 | Februari 17, 2022 WIB Last Updated 2022-02-17T15:50:20Z

 


Surakarta (kabar-nusantara.com) -  Dua personil Senkom Mitra Polri Kota Surakarta  H. Suharso, SH MM dan Sucipto N  Bag. Humas,  mengikuti  acara pembukaan kegiatan peningkatan kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan tingkat Provinsi Jawa Tengah. 


Kegiatan tersebut diikuti Forkopimda Kota Surakarta dan beberapa Organisasi kemasyarakatan lainnya, di Hotel Dana Jl. Slamet Riyadi No.286, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, . Kamis (17 /02/2022).


Acara yang di selenggarakan oleh Kesbangpol dengan mengambil tema "Peningkatan Kesadaran Bela Negara Dan Wawasan Kebangsaan" itu berjalan lancar. 



Sekretaris Kesbangpol Surakarta Hari Sulistiyono, SH, MHum yang mewakili Kepala Kesbangpol memberikan sambutan dan sekaligus  membuka acara tersebut :


"Bela negara adalah tekad, sikap dan perilaku tindakan warga negara  baik secara perorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," jelas Hari Sulistono. 


Ancaman terhadap kelangsungan bangsa dan negara tidak hanya berupa ancaman militer saja ancaman non militer yang meliputi ideologi, politik dan sosial budaya seperti serta perorangan kedaulatan keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai pancasila dan UUD 1945.



Ancaman terhadap kelangsungan bangsa dan  negara tidak hanya berupa ancaman militer saja ancaman non militer yang meliputi ideologi, politik dan sosial budaya seperti kemiskinan, kebodohan, kesehatan dan lain-lain yang merupakan ancaman yang aktual dan faktual saat ini, dengan demikian, bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri semata.


Tetapi merupakan tugas segenap warga negara, sesuai kemampuan dan profesinya dalam kehidupan sehari-hari.  Di era globalisasi saat ini telah menimbulkan banyak persoalan patriotisme dan serius nasionalisme terhadap bangsa kita, kemajuan teknologi di segala bidang terutama teknologi informasi merupakan suatu keniscayaan yang tidak bisa kita hindari dimana masyarakat bisa dengan mudahnya mengakses informasi dari seluruh dunia melalui jejaring internet. hal ini nyata berdampak pada kehidupan di masyarakat kita pada saat ini.



Akibat tak terbendungnya arus informasi tersebut bukan saja membawa dampak yang baik tetapi dampak buruk terhadap masyarakat kita, diantaranya makin rendah dan memudarnya nilai-nilai budaya bangsa,juga membawa menurunnya rasa solidaritas sosial, munculnya mengancam kelangsungan bangsa dan negara faham radikalisme dan lainnya


Sebagainya yang menghadapi dampak derasnya arus globalisasi ini kuncinya adalah dengan cara memperkuat identitas bangsa serta membangun persatuan dan kesatuan yang kokoh dari seluruh komponen bangsa, diantaranya dengan peningkatan kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan terhadap seluruh warga negara utamanya generasi muda.


Saya berharap melalui kegiatan peningkatan bela negara dan wawasan kebangsaan ini, dapat terbangun karakter generasi yang kuat dengan menjadikan nilai-nilai bela negara dan pancasila sebagai landasan sikap dan perilaku.


"Dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara guna memperkokoh persatuan dan kesatuan di antara seluruh elemen bangsa, karena hanya melalui persatuan dan kesatuan kita dapat menyelesaikan setiap permasalahan," tuturnya.


Acara di tutup dengan deklarasi bersama : MARI SAMA-SAMA MERAWAT INDONESIA, Mengembangkan sikap Gotong Royong dan Kerjasama - Cinta lingkungan karena Kebersihan adalah sebagian dari Iman.


Menjadi garda terdepan BENTENG PANCASILA dan penegak NKRI seutuhnya. Sinergi melawan terorisme, radikalisme, narkoba, intoleransi, kemiskinan, kesenjangan dan tantangan bangsa lainnya. Mulai me REVOLUSI MENTAL diri dengan segera BERGERAK, dari diri sendiri, dari sekarang dengan KARYA NYATA.

Beriman, Berilmu dan Beramal untuk Agama, Bangsa dan Negara.  (ghoni)


×
Berita Terbaru Update