-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

PIMDA Malaka dan Rakyat Gotong Royong Siapkan Lahan Bangun Kantor Bupati

Sabtu, 12 Februari 2022 | Februari 12, 2022 WIB Last Updated 2022-02-12T03:50:58Z


Malaka (kabar-nusantara.com) -  Pembangunan di seluruh Indonesia dinilai sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sampai ke pelosok Desa. Untuk itu Pimpinan Daerah (PIMDA) Malaka bersama rakyat  memulai pembangunan Kantor Bupati di Halimerian. Kabupaten Malaka adalah kabupaten pemekaran dari Kabupaten Belu, Propinsi Nusantara Tenggara Timur (NTT)  dan baru memulai sebagai Daerah Defenitif 1 periode 2015-2020.  Ini menjadi perdebatan menarik di pustaka Pemilu 2021 - 2025. 


Pembangunan merupakan hal yang sangat penting dalam konsep Bupati Dr. Simon Nahak, SH. M. Hum bersama  Wakil Bupati Louise Lucky Taolin, S.Sos periode 2021-2025.  Tokoh ini maju dengan program harus membangun Kantor Bupati dan instansi-instansi lain di Daerah itu. 


Pasangan Simon Nahak dan Kim Taolin  yang disebut SNKT mendapat kepercayaan dan antusias massa karena salah satunya programnya adalah untuk membangun kantor Bupati yang belum sempat dibangun oleh calon Petahana lawan politik pada saat itu. 


Bupati Simon  berterima kasih kepada  masyarakat dan seluruh rekan perangkat daerah yang telah mendukung SNKT sehingga semuanya ini bisa terjadi. Simon berharap untuk Pemerintahan kedepan warga yang telah merelakan lahannya untuk pembangunan Kantor Bupati agar jangan disia- siakan. 


"Mimpi saya ingin supaya semua Kantor -kantor  harus dibangun di pusat kota. Itu mimpi saya, karena itu saya hari ini sangat apresiasi, karena:

- luar biasa masyarakat kita bisa lihat sendiri  antusias dan semangat mereka. kemarin saya juga sudah komitmen dengan pemilik lahan, bahwa kita juga harus punya hati nurani. kepada teman teman khusus pemilik lahan, karena mereka terlalu senang lalu bangga  kalau Pemerintahan Kabupaten Malaka ini memiliki Kantor yang bagus. 

-Kedua saya juga senang dengan jajaran saya karena soal Spirit dan kebersamaan kita. Andai kata masyarakat mendukung saya kemudian teman teman tidak mendukung saya itu tidak mungkin brjalan baik.


"Kita lihat sendiri, hanya cukup memberi tahu tombol-tombol penting hari ini semua hadir.  Hari ini saya pikir hanya 100 atau 200an orang, tetapi hari ini  ribuan yang hadir terus berdatangan," ungkapnya.


Artinya bahwa  antusias masyarakat, dukungan masyarakat sungguh kuat sehingga kita  sebagai pelaksana Pemerintahan Daerah tidak boleh menyia-nyiakan. keinginan kemauan masyarakat," tegas Bupati Malaka Simon. 


Dia menambahkan  "kita datang menyiapkan Lahan, membersihkan lahan agar  pada tanggal 14 Februari 2022  busa melaksanakan istilah  halirin rai ,katak Rai. (pendinginan lahan dan pemberitahuan leluhur tanah)," jelasnya.


"Intinya kita ingin supaya harus terlaksana peletakan batu pertama saya sudah prediksi ya  namanya rencana bisa saja kita katakan besok atau lusa, tapi saya katakan paling lambat itu kita bisa lihat moment-moment penting  setidaknya paling lama sekali itu di tanggal  26 April 2022  karena itu mengenang pelantikan saya dengan Pak Kim Taolin Wakil Bupati kamu semua," tambahnya.


"Sehingga semua perencanaan sudah siap, kita datang untuk kerja diatas semua PU sudah meratakan sehingga masuk material untuk orang kerja itu lancar." harap Simon. 


Dia menegaskan tidak ada hebatnya, tidak ada istimewahnya, kalau satu Pemerintahan tidak memiliki kantor, apa lagi lahan sudah diberikan.  Dan ini ada lampiran undang-undang tentang Daerah Otonomi Baru (DOB) Pemerintah Kabupaten Malaka.  Ini kan sudah janji kampanye, jadi mau tidak mau suka tidak suka Kantor Bupati harus segera dibangun dan saat inilah realisasinya," tegasnuya. 


Simon meperingatkan untuk memimpin di Kabupaten Malaka harus memperhatikan pemilik lahan tersebut, jangan mengabaikan mereka, jangan menyia-nyiakan mereka. "Karena tanpa ketulusan mereka menyerahkan tanah ini itu pemekaran daerah,  tidak bakal terjadi. Itu resum saya yang terakhir,"   tegas Bupati Simon. (Rofinus Bria)





×
Berita Terbaru Update