-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Bupati Malaka Pantau Jembatan Alkani dan Bronjong Akibat Gerusan Banjir

Rabu, 09 Februari 2022 | Februari 09, 2022 WIB Last Updated 2022-02-09T09:21:40Z


Malaka (kabar-nusantara.com) - Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH memantau kondisi jembatan di Alkani, Desa Lamea  Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka hari ini Rabu 9 Februari 2022. Bupati bersama instansi tekhnis terkait, memantau dan melihat langsung kondisi jembatan Alkani dan bronjong di sekitar jembatan tersebut. 
Sesuai laporan dari warga, bahwa bronjong yang dibangun sudah tergerus air dan langsung menghantam tiang jembatan. Selain itu, jika terjadi banjir di wilayah tersebut menerjang  perkampungan yakni Laenkabuka, sehingga lahan, ternak dan rumah warga tergenang air, 
Rabu (9/2/22). 


Saat Bupati melakukan dialog bersama Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa dan warga setempat dilokasi bawah jembatan itu,  Bupati mengatakan keadaan seperti ini sangat mendesak dan harus disikapi segera. 


"Saya sudah datang lihat sendiri bersama instansi tekhnis terkait dan setelah kunjungan ini, saya perintahkan kepada Dinas PU dan Badan Penanggulangan Bencana berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa untuk ditangani," kata Bupati. 


Bupati Simon menuturkan perlu adanya skala prioritas terkait keadaan warga seperti ini. "Tentunya dengan melihat kondisi keuangan daerah, akan ditangani hal-hal yang sifatnya mendesak. "Mska perlu ada skala prioritasnya, terutama terkait longsor dan gerusan air banjir," ungkap Pakar Hukum Pajak ini. 


Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Malaka, Yohanes Nahak pada kesempatan itu mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti perintah Bupati untuk segera menangani situasi ini. 

"Memang bronjong yang ada di pinggir sungai itu dibuat Dinas PU dan kondisinya sudah mulai rusak dihantam banjir.  Sehingga dinas akan segera tangani langsung," ujar Yohanes Nahak. 


Nahak juga menuturkan sesuai data dinas, masih ada sekitar 60 meter di pinggir sungai yang harus dibuat bronjong sehingga ketika terjadi banjir, tidak merusak rumah dan lahan warga.
Ada juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Gabriel Seran, mengemukakan koordinasi lintas dinas dan instansi segera dilakukan, agar keadaan warga dapat terselamatkan. 


"Kita segera buat koordinasi sesuai perintah pimpinan, agar keadaan seperti ini segera diatasi," kata Gab singkat. 


Sementara Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Malaka, Eduardus Klau mengharapkan kepada Bupati Malaka dan instansi tekhnis agar setelah datang dan melihat langsung keadaan warga seperti ini, segera dieksekusi sehingga warga mendapat kepastian. 


Turut mendampingi Bupati Malaka, Kepala Badan Kesbangpol Yohanes Bernando Seran, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Wendelinus Un, Kepala Dinas PMD Agustinus Nahak.
Hadir juga Camat Wewiku Yohanes Klau Seran dan para Kepala Desa Kecamatan Wewiku. (Kominfo/Rofinus Bria)

×
Berita Terbaru Update