-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Gelar Syukuran di Perayaan HUT St. Arnoldus Jenssen, Pelindung Sekolah, SMKSKK Teminabuan

Minggu, 16 Januari 2022 | Januari 16, 2022 WIB Last Updated 2022-01-16T02:30:17Z


Belu (kabar-nusantara.com) - Kepala Sekolah Sr. Agustina Bete Kiik, S. Sp. S pada perayaan ulang tahun St. Arnoldus Janssen yang ke 46 ini. Dia menyatakan, St. Arnoldus Janssen, adalah pelindung Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Katolik Kusuma (SMKSKK) Atambua. Selama ini dia telah menjadi 'Teladan' bagi para guru dan siswa.


Sr. Eligia menyampaikan, SMKS Katolik Kusuma Atambua, menyelenggarakan pesta sekolah dan santo pelindung puncaknya hari ini. Diawali doa bersama 3 hari berturut turut (Triduun) di Sekolah, Jl.Imakulata No.1, Kecamatan Atambua Kota, Kabupaten Belu. Nusa Tenggara Timur (NTT)


Acara berlangsung 4 hari dari tanggal 12 hingga 15 Januari 2022 puncak pestanya. Sabtu, 15 Januari 2022, Perayaan hari kedua dan ketiga Triduum menjelang pestanya. pada hari kedua di mulai oleh Sr. Eligia SSPS pimpin Triduum dengan tema Arnoldus Janssen Sebagai Siswa.


Kegiatan ini di tandai dengan upacara misa yang di pimpin oleh Pater Frids Meko, SVD pada hari Triduum kedua. 13 Januari 2022. Banyak hal yang di berikan kepada para siswa dan siswi saat renungannya. (Homilinya,)


"3 hal utama dari Arnoldus Janssen yakni belajar dengan tekun, berdoa dan studi serta hidup sederhana,"  katanya.


  

.Arnoldus Janssen tetap merupakan teladan yg mengesankan dalam hal kesetiaan, kesederhanaan, berjuang tanpa kenal lelah serta tekun dalam doa dan memiliki kesalehan hidup. Semasa hidupnya Arnoldus Janssen pernah berkata Setiap pagi saya pergi ke Gereja". Jelas Sr. Eligia.


Selanjutnya Pater Fritz Meko, SVD dalam renungaNya menjelaskan peran guru adalah mengajar dan mendidik. "Mengajar berarti aktivitas mentransfer nilai ilmu dan pengetahuan kepada murid. Sedangkan mendidik adalah aktivitas membentuk watak, karakter murid. Karena itu dalam mendidik perlu ada ketegasan dan disiplin.


"Sedangkan peran siswa adalah membuka diri untuk menerima nilai nilai ilmu pengetahuan serta membuka diri untuk dibentuk menjadi kader masa depan,". terang Pater Frids.


Pater juga membuat perbandingan guru dulu dan sekarang. "Guru dahulu mengajar dengan memadukan nilai dasar etika, moral dan tradisi luhur orangtua, bekerjasama dengan guru, guru dipandang sebagai sumber pengetahuan dan teladan hidup, guru disegani dan dihormati." tuturnya.


Sementara guru sekarang nilai dasar longgar karena perubahan kurikulum. Guru dianggap teman sehingga mengurangi rasa hormat dan sungkan kepadanya. Orangtua sibuk sehingga terkesan lepas tangan tapi tidak kerjasama dengan guru. Guru punya ketakutan regulatif yakni UU no 39 th 1999 HAM pasal 56 tentang perlindungan anak sehingga memperlemah daya didik guru.


"Pentingnya iklim pendidikan yang ideal bagi guru dan murid," kata Ptr. Frids Meko.


Triduum hari kedua, 13 Januari 2022, Salam dalam Kasih Allah, melalui Sr. Eligia, SSPS, "Juga persembahan diri seutuhnya kepada Trinitas Maha Kudus, serta motivasi murni dalam cinta Roh Kudus".renungan Sr. Eligia, SSPS.


Acara ini dengan misa kudus yang di pimpin oleh Pater Frids Meko SVD. "Bacaan pertama dalam kurban misa syukur itu, dilukiskan tentang rasa syukur. Flo 1;3-11. Paulus adalah seorang filsuf, teolog, pintar, dia mengajak umat untuk bersyukur. 


  

Tentang rasa syukur. Kita perlu bersyukur dalam segala hal misalnya untuk hidup, kesehatan, kesuksesan. Flo 1:3-11. St.Paulus adalah seorang teolog, filsuf, pintar, pandai. Rasa syukur membuat orang menerima hidup dengan ugahari. Ini hanya terjadi kalau manusia menyadari bahwa yang dimiliki di dunia hanya anugerah semata-mata. Bekerja perlu daya berkorban". Homili Ptr. Frids.


Sebelumnya "Doa yg dihayati sepanjang hari oleh Arnoldus Janssen dan didoakan setiap malam" Terimalah ya Allah Trunggal Maha Kudus tiap nafas dan denyut jantungku sebagai pernyataan hormat dan cintaku terhadapMu," tutur Sr. Eligia.


"Doa tiga hari berturut turut (Triduum) hari ketiga. Tema Kembali ke Rumah kepada hati Trinitas Maha Kudus," Hal Ini merupakan dasar spiritualitas Arnoldus Janssen sekaligus sumber dan dasar segala sesuatu yang ada. "Dalam Dia kita hidup bergerak dan ada, Kis 17:28." Triduum hari ketiga. 14 januari 2022.

Persembahan diri seutuhnya kepada Trinitas Maha Kudus, serta motivasi murni dalam cinta Roh Kudus," ungkap Sr. Eligia. Doa yang dihayati sepanjang hari oleh Arnoldus Janssen dan didoakan setiap malam. Terimalah ya Allah Tri Tunggal Maha Kudus tiap nafas dan denyut jantungku sebagai pernyataan hormat dan cintaku 9terhadapMu.


Oleh karena itu manusia perlu sadar Guru yang memiliki semangat Allah Tritunggal rela berkorban dan murid yang memiliki semangat Allah Tritunggal sikap terbuka terhadap pembentukkan iman," lanjut sr. Elitis. Pada misa hari itu Pater Fritz dalam renunganya menguraikan degan bagus tentang peran Allah Bapa sebagai Pencipta, Allah Putera sebagai Penebus dan Allah Roh Kudus sebagai inspirator dan pelindung gereja sepanjang masa.


Tentang Hati Trinitas Maha Kudus merupakan tempat dimana cinta bersemayam, Hati Trinitas Maha Kudus adalah daya Ilahi yang memberi kehidupan dan daya juang kepada manusia. Spiritualitas Allah Tritunggal dalam bidang pendidikan adalah proses hominisasi dan humanisasi.


"orang perlu sadari bahwa Ia adalah mahkluk peziarah, makhluk pekerja, makhluk yang selalu berdoa dan makhluk yang mengasihi," renung Pater Frids.


Ajaran Yesus sangat menarik dan memukau hati semua orang. Contoh Yesus membangkitkan Lasarus dan pemuda Naim. Sungguh Yesus memiliki kekuatan kata -kata. Injil menampilkan Yesus sebagai Sang Terang Sejati. Secara spiritual kehadiran Yesus membuat manusia semakin mengenal diri.


Pater melukiskan misteri kandungan ibu yang penuh rahasia tak seorangpun yang mengetahui. Selama 9 bulan kita tinggal dalam kandungan ibu. Pemotongan tali pusat sebagai simbol otonomi diri, bayi secara resmi diberi kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang dari saat ke saat, waktu ke waktu untuk menjadi manusia. Dengan kata lain pemotongan tali pusat simbol otonomi diri atau pengakuan diri seorang anak.


Cinta itu bersemi. Cinta ibarat musim. Terkadang ada saat terang namun terkadang kita mengalami kegelapan. KhotbahNya. Suatu hari matahari datang dan gua merasa terang. Gua yang gelap diterangi, dicerahi dengan sinar terang matahari dan kegelapan di gua menjadi sirna.


Maknanya bahwa hidup yang diterangi pancaran kasih Allah, memantulkan kehidupan, damai, sukacita, gembira dan persaudaraan yang sejati. Rasa syukur senantiasa menyertai pengorbanan seseorang bila dimaknai dengan baik.


Pater Frids seusai misa menyampaikan terimakasih untuk undangan sehingga boleh hadir bersama di sini guna memberikan pencerahan berupa renungan hingga perayaan syukur hari ini. (Rofinus Bria)


×
Berita Terbaru Update