-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Viral, Polisi Larang Wartawan Rekam Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang

Rabu, 22 Desember 2021 | Desember 22, 2021 WIB Last Updated 2021-12-22T03:01:23Z


 

Kupang (kabar-nusantara.com0 - Video wartawan Tribun Pos Kupang dilarang untuk merekam kasus rekonstruksi pembunuhan ibu dan anak di Kupang, NTT viral di media sosial, Dalam video yang diunggah wartawan di YouTube Pos Kupang, terlihat seorang polisi yang mengenakan pakaian sipil kemeja putih lengan pendek dan memakai kalung identitas kepolisian identitas seorang awak media. Dilansir dari laman jpnn.com, Rabu (22/12/202)

 

Oknum Polisi itu sebelumnya menanyakan asal media jurnalis tersebut. Namun, setelah wartawan itu menjawab, polisi tersebut tetap saja meminta rekannya untuk memeriksa rekaman wartawan tersebut.


Polisi tersebut melarang wartawan Tribun Pos Kupang untuk merekam proses rekonstruksi tersebut tepatnya saat pengambilan gambar wajah tersangka di TKP belakang pasar Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

 

Video yang berdurasi singkat itu viral di media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat Kota Kupang. “Saya waktu itu sedang mengambil video tersangka, seorang anggota polisi datang dan langsung menarik tangan saya. Dia melarang saya agar tidak merekam,” kata Irfan Hoi wartawan Tribun Pos Kupang.


Hal serupa juga dialami wartawan lainnya di lokasi tersebut. Wartawan sempat diancam akan dirampas ponselnya jika merekam proses rekonstruksi. 
Kini informasi yang diterima, anggota kepolisian yang sempat melarang wartawan untuk merekam video rekonstruksi itu sudah meminta maaf.


Di video lainnya yang diunggah oleh  akun youtube Viral NTT dan Cekade Kanda,  tampak juga polwan menegur seorang perempuan yang saat itu juga ikut merekam reka ulang adegan kasus pembunuh Astid dan Lael.

 

Wartawan dan warga Kupang sangat kecewa atas perlakuan anggota polisi tersebut sehingga merencanakan akan melakukan aksi damai di depan Kantor Gubernur NTT menuju Polda NTT pada pukul 09.00 Wita, Rabu (22/12).(mcr2/jpnn)



Artikel ini telah tayang di
JPNN.comdengan judul  "Viral, Polisi Larang Wartawan Rekam Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang", https://www.jpnn.com/news/viral-polisi-larang-wartawan-rekam-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-ibu-dan-anak-di-kupang?page=2

×
Berita Terbaru Update