-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Mak-Mak Minta Operasi Pasar Minyak Goreng Jangan di Satu Tempat Saja

Kamis, 02 Desember 2021 | Desember 02, 2021 WIB Last Updated 2021-12-02T14:17:05Z


Surabaya (kabar-nusantara.com) - Pemkot Surabaya diminta tak hanya menggelar operasi pasar minyak goreng terpusat di satu titik saja, melainkan tersebar pada sejumlah wilayah. Dilansir dari laman JPNN.com, Kamis (2/12).

"Saya menerima usulan dari mak-mak agar operasi pasar minyak goreng dilaksanakan merata," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah.

 

Dia mengutarakan banyak warga di Surabaya mengeluhkan harga minyak goreng yang terus melambung tinggi dalam sebulan terakhir. Ditambah lagi, kenaikan komoditas tersebut bertepatan dengan mendekatinya perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Pengeluaran uang belanja ibu-ibu jadi membengkak," ujar politikus PKB itu.

 

Untuk itu, pihaknya mendesak Pemkot Surabaya menggelar operasi pasar minyak goreng secara rutin dan merata. Tentunya, dengan mematok harga di bawah pasar. Dia memerinci naiknya harga tersebut tidak hanya berlaku untuk minyak goreng dalam kemasan, melainkan juga minyak goring curah.


Harga minyak goreng kemasan di pasaran yang semula sesuai harga eceran tertinggi (HET) sekitar Rp 11.000 per liter meningkat menjadi Rp 14.000,-  - Rp 19.000,- per liter.


Artikel ini telah tayang di 
JPNN.com dengan judul "Mak-Mak Minta Operasi Pasar Minyak Goreng Jangan di Satu Tempat Saja,"  https://jatim.jpnn.com/dadi-omongan/10136/mak-mak-minta-operasi-pasar-minyak-goreng-jangan-di-satu-tempat-saja

 

×
Berita Terbaru Update