-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Korban Pembacokan Mbah Minto Demak Minta Bantuan Hukum

Sabtu, 18 Desember 2021 | Desember 18, 2021 WIB Last Updated 2021-12-18T21:49:46Z


Semarang (Kabar-Nusantara.com) Marjani, korban pembacokan Mbah Minto di Demak, meminta bantuan hukum ke pengacara. Marjani juga membantah dirinya mencuri ikan di kolam yang dijaga Mbah Minto. Ia datang ke kantor Pengacara Herry Darman di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang. Dilansir dari laman detik.com Sabtu 18/12/2021.


Ketua tim penasihat hukum Marjani, Herry Darman, mengatakan pihaknya siap mendampingi Marjani. 
Ia juga menjelaskan soal tuduhan kliennya yang dianggap sebagai pencuri di kolam yang dijaga Mbah Minto, padahal kliennya tidak mengambil ikan di sana.

 

"Kita akan buktikan karena opini masyarakat klien kami mencuri ikan di kolam pak Suhadak (pemilik kolam yang dijaga Mbah Minto). Tapi di BAP, pemeriksaan di Polres Demak, klien kami tidak ambil di kolam pak Suhadak," jelas Herry, Sabtu (18/12/2021).


"Jadi ambil 100 meter dari kolam pak Suhadak. Itu juga bukan ikan budi daya, hidup liar di tengah sawah di daerah situ. Bukan ikan budi daya. Itu ikan liar di galangan sawah," lanjutnya.


Pihaknya pun siap mendampingi Marjani menjalani proses hukum ini. "Kami siap dampingi membela hak hukum Marjani," imbuhnya.


Diberitakan sebelumnya, berkas kasus pencurian yang menjerat Marjani, korban pembacokan Mbah Minto, sudah dinyatakan lengkap. 


"Info dari KBO Reskrim bahwa untuk kasus pencuriannya sudah P-21, tapi dari Reskrim belum tahap 2 ke kejaksaan," kata Kasubag Humas Polres Demak Iptu Guyup Kartono saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/12).


Guyup menyebut jaksa penuntut umum (JPU) telah menyatakan berkas kasus pencurian di kolam tempat Mbah Minto bekerja tersebut lengkap. Selanjutnya pihaknya segera menjadwalkan penyerahan tersangka dan barang bukti ke JPU.


"Tahap 2 ini yang belum dilakukan oleh penyidik, biasanya penyidik koordinasi dengan JPU kapan akan tahap 2-nya. Untuk barang bukti yang tahu penyidik yang nanganin langsung," ujar Guyup.

 

Sementara itu Mbah Minto (75) sudah divonis 1 tahun 2 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Demak, Jateng. Hakim memutuskan Mbah Minto terbukti melakukan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.


"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa, oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 2 bulan.


Demikian amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim M Deny Firdaus di PN Demak, Rabu (15/12). Majelis hakim menyatakan bahwa hal yang memberatkan vonis Mbah Minto lantaran mengakibatkan korban menderita.



Baca artikel detiknews, "Korban Pembacokan Mbah Minto Demak Minta Bantuan Hukum" selengkapnya 
https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5861104/korban-pembacokan-mbah-minto-demak-minta-bantuan-hukum.

×
Berita Terbaru Update