-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Tingkatkan Kompetensi Guru, Sri Purwati Adakan In House Training

Sabtu, 11 Desember 2021 | Desember 11, 2021 WIB Last Updated 2021-12-11T14:59:26Z


Trenggalek (kabar-nusantara.com) - Kepala SDN 1 Sawahan, Sri Purwati, S.Pd, M.Pd melakukan In House Training (IHT) dalam rangka proyek pengawasan sebagai calon Pengawas Sekolah (CPS) kepada guru  SDN 1 Sawahan Kec. Panggul Kab. Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu  (11/12/ 2021).


Menurut Sri Purwati, kegiatan ini membahas penerapan model pembelajaran Grup Investigasi (GI), untuk meningkatkan kompetensi guru dalam kegiatan belajar mengajar agar tidak monoton.

 "Guru di era digital 4.0 ini dituntut untuk kreatif dan berinovasi dalam mempersiapkan pembelajaran, sehingga siswa bisa mengamati, menanya, mencoba, menganalisis dan mengkomunikasikan," ujarnya saat mengawali pemaparan materi.



Sri Purwati  mengatakan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) ini adalah pembelajarannya melalui proses penalaran seperti soal di ANBK yang menekankan pada keterampilan berfikir tingkat tinggi. 

"Kreativitas siswa dapat ditempuh melalui pengembangan proses kreatif menuju suatu kesadaran dan pengembangan alat bantu yang secara eksplisit," tuturnya.


Ia menambahkan dengan menggunakan model pembelajaran ini siswa mampu melakukan investigasi terhadap suatu topik secara sistematis dan analitik, kooperatif dalam memecahkan suatu masalah yang dibekali keterampilan hidup (life skill).


"Melalui kegiatan ini berharap kemampuan para guru saat mengajar bertambah, sehingga siswa dalam belajar mendapatkan tiga hal yaitu belajar dengan penemuan, belajar isi dan belajar untuk bekerja secara kooperatif," imbuhnya.


Acara diakhiri dengan mendiskusikan RPP dan mempraktekkan dengan role playing menggunakan model pembelajaran GI oleh para peserta IHT dan langsung mendapatkan evaluasi dari Narasumber.

"Terima kasih kepada para peserta yang sudah mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan sukses," pungkas Sri Purwati.


Sementara itu, Indah Nur Permatasari, peserta (IHT) mengatakan, senang atas dilaksanakannya bimbingan dan latihan ini, karena model pembelajaran (GI) membuat lebih tertantang untuk menjadi guru yang kreatif dan inovatif.  (Imam) 

×
Berita Terbaru Update