-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polres Mesuji Turunkan TIM Penyelidikan Dugaan Korupsi

Jumat, 26 November 2021 | November 26, 2021 WIB Last Updated 2021-11-26T03:01:38Z


Mesuji (kabar-nusantara.com) - Satreskrim Polres Mesuji turunkan Team Ahli dari Universitas Bandar Lampung (UBL) guna melengkapi berkas Penyelidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi, pada pekerjaan konstruksi peningkatan jalan kawasan Desa Simpang Pematang. 

Kasat Reskrim Polres Mesuji Iptu Fajrian Rizki, S.T.K, S.Ik, M.Si mewakili Kapolres AKBP Yuli Haryudo, S.E, menjelaskan kepada awak media. sumber anggarannya dari DPA OPD Dinas Perkim Kabupaten Mesuji, APBDP Tahun Anggaran 2019, dengan nilai pagu Rp. 3.500.000.000, dan nilai kontrak Rp. 3.425.530.000, (25/11/21)


 Penyidik Satreskrim sampai mengumpulkan beberapa dokumen diantaranya, gambar perencanaan, kontrak, asbult drawing, laporan progres pekerjaan, dokumen PHO dan FHO dan dokumen pembayaran. Serta memeriksa pihak - pihak terkait  diantaranya PA, KPA, PPK, Pejabat pengadaan, pokja pemilihan, konsultan dan pelaksana pekerjaan.


Lebih lanjut terang Kasat, Ia Juga berkoordinasi dengan Ahli Pengadaan Barang/Jasa, serta mendatangkan Team Ahli Teknik Sipil dari UBL untuk mengetahui Volume dan Mutu pekerjaan yang telah terpasang. Dari hasil penilaian awal, ahli menghitung dan ngecore di jalan lingkungan Desa Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji dengan volume beton pada RAB 1.826,36 M3. 


Kesimpulan sementara dari ahli adalah, Telah terjadi kekurangan volume yang terpasang dibandingkan dengan volume yang terdapat pada RAB. Ketinggian beton pada umumnya dibawah 20 cm, mutu beton terpasang  terindikasi dibawah Fc = 20 MPa. 

"Akan tetapi penyelidik masih menunggu laporan hasil dari team ahli teknik, sebab team ahli akan menguji sempel beton yang telah dicore tersebut dan di perkirakan dalam waktu dekat akan keluar," lanjut IPTU Fajrian


Rencananya penyelidik akan berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia terkait kerugian Keuangan Negara. jika ditemukan indikasi yang kuat adanya tindak pidana korupsi akan dilakukan gelar perkara naik sidik. Kemudian jika unsur pasal korupsi telah terpenuhi berikut alat bukti yang cukup, akan dilakukan gelar perkara dan menetapan tersangka.


Ia melanjutkan, guna menentukan siapa saja Tersangkanya, mengingat potensi tersangka pada perkara tersebut lebih dari 1 Orang,  selain itu Satreskrim Polres Mesuji juga sedang melakukan penyelidikan perkara dugaan TPK pekerjaan konstruksi jalan di 2 OPD, ada kemungkinan setelah ini, akan dilakukan tindak lanjut dalam 2 perkara tersebut. Jelasnya


Kasat Reskrim mengharap dukungan dari masyarakat Mesuji dalam mengungkap kasus korupsi di bumi Ragab Begawe Caram, "sehingga Kabupaten Mesuji dapat semakin maju dan berkembang lebih baik lagi," Pungkasnya. (e/*)

×
Berita Terbaru Update