-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Maulid Sebagai Momentum Kemajuan Umat Islam

Minggu, 07 November 2021 | November 07, 2021 WIB Last Updated 2021-11-07T08:18:31Z

 

Foto. Suasana kegiatan maulidan di kediaman tokoh masyarakat Rendi S Ismail


Balikpapan (kabar-nusantara.com) -Dalam suasana bulan maulid,  umat Islam pun ramai merayakannya dengan mengadakan pengajian dan tabligh akbar untuk mengingat kembali tentang kehidupan Rasulullah Muhammad SAW. 


Tokoh Masyarakat DR. Rendi Susiswo Ismail mengadakan kegiatan maulidan di kediamannya pada (6/11)dengan menghadirkan penceramah Habib Hasan Al Kaff, yang menyampaikan nasehat agama tentang kehidupan baginda Rasulullah Muhammad SAW. 


"Maulid ini sebenarnya bertujuan untuk membamgkitkan semangat jihad umat Islam, "kata Habib Hasan kepada hadirin yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum. 


Menurut Habib Hasan banyak umat yang tidak tahu tentang kehidupan Rasulullah sehingga mereka pun lemah dalam semangat juang. Padahal kalau mereka mau mencari dan membaca tentang kehidupan Rasulullah maka disitu banyak hikmah kehidupan yang bisa ditiru. 


Dalam adab perdagangan,  Rasulullah telah mencontohkan untuk selalu jujur dan tidak merugikan orang lain. begitu juga dalam etika peperangan,  Rasulullah melarang merusak barang-barang milik musuh termasuk memyiksa tawanan perang. 

"Masih banyak lagi hikmah kehidupan yang bisa kita contoh dari Rasulullah, " ujar Habib Hasan. 


Sementara itu Rendi saat ditemui setelah acara menyampaikan bahwa semangat bulan maulid ini telah menjadi sebuah sarana untuk membangkitkan semangat umat Islam untuk menjadi seorang muslim yang sempurna. 


Sebab lanjut Rendi suri tauladan yang dicontohkan oleh Rasulullah sangat berguna untuk membangun sebuah peradaban Islam yang bisa memajukan kehidupan manusia. 


"Kalau ukhuwah Islamiah bisa terwujud maka kehidupan akan maju dan berbudaya serta beradab, " tegas Rendi. 


Kegiatan maulidan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan anak-anak yang sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren. (are)


×
Berita Terbaru Update