-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polda Kaltim Peduli Anak Korban Covid -19

Selasa, 02 November 2021 | November 02, 2021 WIB Last Updated 2021-11-02T11:46:49Z

 

Foto. Suasana kegiatan anak-anak yang diadakan oleh Polda Kaltim 


BALIKPAPAN (kabar-nusantara.com) -Wabah Covid -19 telah merenggut nyawa banyak orang,  dan anak-anak pun banyak yang kehilangan orang tuanya karena meninggal akibat penyakit Covid -19. Untuk mengurangi rasa trauma terhadap anak-anak yang kehilangan orang tuanya akibat penyakit Corona, Kepolisian Republik Indonesia mengadakan kegiatan hypnotherapy terhadap anak-anak tersebut. 


Untuk di kota Balikpapan diadakan oleh Biro Psikologi Polda Kaltim  bekerjasama dengan Himpunan Psikolog yang diadakan di aula Kantor Polda Kaltim pada (2/11). Kegiatan ini bertema Dukungan Psikologis Bagi Anak-Anak Terdampak Covid -19 tahun 2021.



"PEDULI ANAK INDONESIA TANGGUH".

"Anak-anak ini kami berikan therapy dan konseling serta diajak bermain riang gembira," kata Dra. Dwita Salverry. MM. Psikolog Klinis, Ketua HIMPSI Wilayah Kaltim.


Menurut Dwita, memang perlu waktu untuk menyembuhkan trauma dan rasa kehilangan para anak-anak tersebut terhadap orang tuanya,  apalagi kalau masih balita. Disinilah peranannya para psikolog untuk memberikan semangat dan menumbuhkan rasa percaya diri mereka. 


Dwita pun mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama membantu keluarga korban Covid -19 salah satunya dengan membangkitkan kepercayaan diri mereka. 



Hal yang sama juga disampaikan oleh Kompol Hasan Ariyanto, M.Psi dari Polda Kaltim yang merupakan pelaksana kegiatan tersebut, bahwa pendampingan anak-anak yang kehilangan orang tua karena Covid -19 sangat perlu dilakukan untuk membangkitkan semangat hidup mereka. 

"Inilah salah satu bentuk usaha kami dalam membantu mereka, " ujar Hasan. 


Dalam acara ini,  para psikolog bekerjasama dengan Polisi dan Polwan menghibur puluhan anak-anak dengan memberikan mereka berbagai permainan menarik dan atraktif. 

"Ayo siapa yang berani maju kedepan, kalau ada yang berani nanti dikasih hadiah, " kata salah seorang Polwan kepada anak-anak. 


Para Polwan pun dengan bersemangat membantu tim psikolog untuk menciptakan berbagai permainan yang menghibur sehingga suasana pun menjadi penuh keceriaan. (are)


×
Berita Terbaru Update