-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Suami Tebas Leher Sang Istri, Karena Korban Sering Tolak Hubungan Intim

Jumat, 19 November 2021 | November 19, 2021 WIB Last Updated 2021-11-19T00:34:38Z

 

Foto Ilustrasi: detiknews.com

Medan (kabar-nusantara.com)  - Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti mengungkapkan motif tersangka berinisial AS (59), tega menghabisi nyawa istrinya, Halimah Rambe (58). Berdasarkan pengakuan tersangka,  korban dalam sebulan terakhir selalu menolak ajakan hubungan suami-istri.  Selain itu, pelaku juga sering cekcok dengan korban karena masalah keluarga. Korban  mengancam akan meninggalkan pelaku setiap terjadi percekcokan. Dilansir dari laman www.jpnn.com, Kamis (18/11).

 

Sebelumnya, korban ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kebun karet miliknya di Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. AKBP Anhar Arlia Rangkuti mengungkapkan kejadian ini berawal pada Selasa (16/11) sekitar pukul 07.00 WIB.



Saat itu korban dan pelaku berangkat berboncengan mengendarai sepeda motor menuju ladang yang berjarak sekitar 5 kilometer dari rumahnya. Setibanya di ladang, pelaku menderes karet sedangkan korban membabat rumput menggunakan parang. Pelaku kemudian meminta parang yang dipakai korban.

"Korban pun menyerahkan parangnya kepada tersangka," kata AKBP Anhar.


Pelaku dari arah depan kemudian mendorong dada korban hingga korban terjatuh telentang. "Pelaku lalu bergeser ke sisi kiri korban. Karena korban menggunakan tangan kirinya untuk menghalau pelaku, pelaku memegangi tangan kiri korban dengan tangan kirinya. Sambil menunduk, pelaku membacok ke arah leher korban sebanyak tiga kali," jelasnya.

 

Pada saat itu korban berusaha menangkis dengan tangan kanannya sehingga terdapat bekas luka robek terbuka pada tangan kanan korban. Setelah membacok istrinya, pelaku menunggu sampai korban meninggal.  Setelah korban meninggal, pelaku kemudian menutupi tubuh korban dengan rumput yang berada di sekitar tubuh korban.

 "Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang parang dengan cara melemparkannya ke arah bawah jurang," tambah AKBP Anhar.

 

Pelaku lalu pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motornya. Setelah mengganti baju, pelaku lalu melarikan diri. Warga yang kehilangan dengan korban mulai melakukan pencarian hingga ke kebun korban. Di sana warga menemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.



Saat ditemukan, korban mengalami luka bacok pada leher sebelah kanan, 2 luka bacok pada leher sebelah kiri, 2 luka bacok pada jari tangan kanan, dan 1 luka bacok pada telapak tangan kanan.
Terhadap pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun. (mcr22/jpnn/As)



Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul
"Inilah Motif AS Sampai Tega Tebas Leher Sang Istri di Kebun Karet, Astaga",
https://www.jpnn.com/news/inilah-motif-as-sampai-tega-tebas-leher-sang-istri-di-kebun-karet-astaga?page=3


×
Berita Terbaru Update