-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Dendam Mantan Sekuriti Jadi Perampok Sadis Pembunuh Satpam Gudang Rokok di Solo

Sabtu, 27 November 2021 | November 27, 2021 WIB Last Updated 2021-11-28T04:20:07Z



Solo (kabar-nusantara.com) -  Aksi sadis pelaku pembunuhan satpam Suripto dan perampokan gudang rokok PT. Japan Tbk di Solo ternyata bermotif dendam. Pelaku ternyata mantan sekuriti di gudang tersebut dan sukses menggondol brankas berisi duit ratusan juta. Dilansir dari laman detik.com, Sabtu  (27/11/2021)

Tak sampai sepekan, pelaku pembunuhan sadis dan perampokan itu ditangkap. Pelaku berinisial RS MM alias S itu mengaku sakit hati karena dilaporkan ke atasan oleh korban gegara sering mangkir kerja.

"Indisipliner sering tidak masuk pengamanan, selalu menyuruh korban untuk piket. Lalu dilaporkan manajemen berakibat sanksi indisipliner dan berbuntut dikeluarkan dari perusahaan," terang Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak," Senin (22/11/2021).

 

RS ditangkap pada Jumat (19/11) pukul 11.00 WIB di rumahnya di Kampung Tekil, Sembukan, Sidoharjo, Wonogiri. Dia mengaku dendam dengan korban Suripto karena dinilai punya andil soal pemecatan dirinya sebagai satpam di gudang rokok tersebut.

"Motif tersangka yakni dendam juga ekonomi. Di mana ditunjukkan pencurian dengan kekerasan, direncanakan sebelumnya oleh tersangka untuk menghabisi korbannya," tutur Ade.


Pelaku mengaku beraksi seorang diri dengan mengendarai sepeda motor. Korban pun menciduk pelaku yang masuk ke gudang melalui pagar samping. Sempat terjadi duel antara keduanya dan nahas, Suripto tewas usai dipukul linggis yang dibawa pelaku.

"Dari keterangan pelaku hanya sendirian, tapi kami lakukan pengembangan mengungkap adanya pelaku lain," ujar Ade.

 

Dari olah TKP di lokasi, polisi menduga korban sempat berlari dan bersembunyi di dalam toilet. Namun tetap dikejar oleh pelaku.


"Korban sepertinya sempat bersembunyi di toilet tetapi terus dikejar dan didobrak, terlihat dari kerusakan pada toilet," ungkapnya.

 

Kepada Polisi, RS mengaku pulang ke rumahnya usai menghabisi Suripto. Kala itu dia mengantongi duit sekitar Rp 310 juta dari hasil membobol brankas. Brankas itu pun dia buang di Sungai Tekil, Wonogiri.

"Uang yang didapatnya untuk membayar utang, membeli perhiasan, beli HP, beli motor termasuk buka tabungan baru," urai Ade.



Baca artikel detiknews, "Akhir Pelarian Perampok Sadis Pembunuh Satpam Gudang Rokok di Solo" selengkapnya
https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5829504/akhir-pelarian-perampok-sadis-pembunuh-satpam-gudang-rokok-di-solo.

×
Berita Terbaru Update