-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dugaan Korupsi Diskominfo Kab. Mesuji Dalam Penelusuran Kejari

Sabtu, 16 Oktober 2021 | Oktober 16, 2021 WIB Last Updated 2021-10-16T14:43:39Z

 


Mesuji (kabar-nusantara.com) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mesuji, menjadi sorotan masyarakat berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran publikasi media massa miliaran rupiah. Beberapa LSM mendatangi Kejaksaan Negeri Menggala,  melaporkan Dinas Kominfo atas dugaan korupsi anggaran publikasi media, Jum'at (16/10/2021).


Laporan dan bukti-bukti satu bendel telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Menggala, dan diterima Adelia staf  Kejaksaan yang bertugas saat itu,  Adelia menerima bekas dokumen dan foto digital laporan itu dengan memberi paraf tanda terima.  Sedangkan Leonardo Adiguna, Kasi Intel Jaksa mengatakan, "laporan akan dipelajari  secepatnya kami tindak lanjuti," ujarnya.


Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Mesuji, Edison, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp  mengatakan, sudah dilakukan pemanggilan, tapi sejauh ini belum kita temukan indikasi yang merugikan keuangan negara. Tapi masih kita telusuri dan ternyata ada 4 LSM yang beberapa hari lalu melaporkan kasus ini ke pihak Kejaksaan.  

"Jadi kalau sudah dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH ) ya kita tidak boleh  melakukan pemeriksaan yang berbarengan," ungkap Edison.  


Ditempat terpisah Ketua Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) Andri, saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, bahwa kasus yang terjadi di Dinas Kominfo Mesuji , diduga telah melanggar Perbup. 

"Sebagaimana kita ketahu  berdasarkan Perbub Mesuji, nomor 6 tahun 2021 pasal 7 ayat 1 Bab 5 tentang tata cara pelaksanaan kerja sama antara lain harus mengajukan permohonan kerja sama di tahun sebelumnya.  Sedangkan yang terjadi di Diskominfo saat ini, diduga ada beberapa media yang  pengajuan kerjasamanya dilakukan pada tahun yang sama," katanya.   


Bahkan Andri menambahkan, ada satu orang bisa melakukan kerja sama mengatasnamakan beberapa media, dan ada pula media yang sudah tidak aktif lagi, dalam arti media tersebut sudah tak terbit, tetapi masih tercatat sebagai media yang bekerjasama dengan Pemda, apakah seburuk itu kinerja Dinas Kominfo. 


Di tempat berbeda Ketua PEKAT IB, Pantusi menjelaskan, berdasarkan Perbub Kab. Mesuji tahun 2021 Pasal 15 nomer 1a tentang kewajiban media berlangganan untuk menyampaikan informasi terkait penyelenggaraan urusan Pemerintah Kab. Mesuji. "Sedangkan hasil temuan saya diduga ada beberapa media yang tercatat bekerjasama dengan Pemda, tetapi tidak ada beritanya dan bahkan media sudah tidak aktiv lagi terus anggaran Miliaran rupiah itu dilarikan kemana,"  papar Pantusi. 


Sermentara itu dari PEKAT IB, Haryono menambahkan, "Kami sangat berharap kepada Kejaksaan  Negeri Menggala untuk secepatnya menindak lanjuti laporan dugaan penyimpangan di Dinas Kominfo Kab. Mesuji,  berdasarkan laporan kami, dimana laporan kami tersebut juga kami beri tembusan kepada Kejati dan Kejagung, " tuturnya.  (Eko)

×
Berita Terbaru Update