-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dugaan Korupsi Diskominfo Mesuji, Masuki Tahapan Puldata dan Pulbaket

Jumat, 29 Oktober 2021 | Oktober 29, 2021 WIB Last Updated 2021-10-29T15:04:30Z


Mesuji  (kabar-nusantara.com) -  Tim penyidik  Kejaksaan tengah melakukan pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait laporan 4 organisasi masyarakat terhadap kasus dugaan korupsi Dinas Kominfo Kabupaten Mesuji, Lampung


Hal itu dibenarkan oleh Kejaksaan Negeri Menggala (KEJARI) melalui Kasi Intel Kejari Leonardo Adiguna kepada awak media via WhatsApp, Jumat (28/10/21)


Menurutnya, laporan sudah kita dalami dari  beberapa waktu lalu. Tim penyidik juga saat ini terkait laporan kita ditahapan pengumpulan data dan pengumpulan keterangan kasus dugaan korupsi Dinas Kominfo Kabupaten Mesuji provinsi Lampung.


Saipul Anwar, S.H advokasi Posko Perjuangan Rakyat berharap  penyelidikan  dugaan korupsi Dinas Kominfo segera diusut tuntas karena Laporan yang dilayangkan dari tanggal 14 Oktober dan sekarang sudah tanggal 29 Oktober,  "berarti laporan kami sudah terhitung 15 hari,  semua data dugaan sudah kami sampaikan ke Kejari bahkan peraturan Bupati Mesuji pun kami lampirkan  biar proses penyelidikan bisa berjalan lebih cepat,” ujarnya


Sementara itu Ketua LSM PEKAT IB Kabupaten Mesuji Pantusi, kepada awak  media menuturkan,  "kami telah memberikan bukti-bukti dugaan korupsi yang langganan media massa, baik online, dan cetak yang  merupakan program tahun berjalan  2021 dari bulan Januari sampai Agustus," tuturnya


Ditempat terpisah Ketua Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) Andri, menyatakan,  "harapan saya Kejari berkerja profesional, "karena yang kami lakukan semata-mata untuk kepentingan umum serta menyelamatkan uang negara, dan ikut berpartisipasi membantu Pemerintah memberantas korupsi di Kabupaten Mesuji Lampung," ucap dia.


Ferdi Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) berharap kepada Kejari Menggala untuk secepatnya memproses laporan tersebut, "jangan sampai penegak hukum dibilang mandul oleh masyarakat Mesuji," tuturnya. (Eko)

×
Berita Terbaru Update