-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dirjen Pertanian Serahkan Warga Transmigran di UPT Saluandeang ke Pemda Mateng

Selasa, 26 Oktober 2021 | Oktober 26, 2021 WIB Last Updated 2021-10-26T12:40:36Z


Mateng (kabar-nusantara.com) - dalam  pelaksanaan penyambutan warga transmigran yang bertempat di Lapangan Olahraga UPT Saluandeang Desa Batu Parigi, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (26/10/2021).


Hadir dalam kegiatan tersebut yakni H.M.Ali Baal Masdar, Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi R. Hari Pramudiono, SH, MM, Dirjen pertanian yang diwakili oleh  Dr . Hernania Ratna Mustika Dewi SH, MH, P.hd, Drs.H.Muh Amin Jasa,MM.


Wakil Bupati Mamuju Tengah, AKBP Muhammad Zakiy, SH, M.Si Kapolres Mamuju Tengah, H. Arsal Aras, SE, M.Si Ketua DPRD Mamuju Tengah, Ir. Rr. Aisyah Gamawati, MM Dirjen PPKT Kemendes PDTT RI, Dr.Ir. Nasrullah,M.Sc Dirjen PKH dan Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI, H. Askary, S.Sos, M.Si. Sekda Mamuju Tengah, H. Ibrahim, S.Pd, M.Si.  Kadir Transmigrasi Prov. Sulawesi Barat, para asisten, para staf ahli Bupati, para Kepala Perangkat Daerah serta para Camat se Kab. Mamuju Tengah.



Kegiatan yang dilaksanakan yaitu penerimaan warga Transmigran ke Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah oleh Dirjen Kementrian Transmigrasi, dirangkai dengan Penanaman Jagung Food Estate di UPT Saluandeang serta penyerahan bantuan KUR dan Sapi ternak dari pihak Kementerian. 


Dalam sambutannya Muh Amin Jasa menyampaikan,bahwa penempatan warga transmigrasi hari ini di hadiri  oleh dirjen transmigrasi, dan Mamuju Tengah merupakan daerah otonom baru yang mendapatkan perhatian pusat, ini suatu kebanggaan masyarakat Mamuju Tengah.



"Lebih lanjut di katakan bahwa banyak potensi hasil perkebunan yang ada di Mamuju Tengah, seperti perkebunan kelapa sawit, pisang, dan padi serta yang lainnya yang dimana kawasan Saluandeang dan Salulisu ini bisa menjadi pola pengembangan pertanian terpadu," ujarnya.


Sementara itu Gubernur Provinsi Sulawesi Barat H. Ali Baal Masdar juga menyampaikan, warga transmigrasi akan mendapatkan pembinaan selama 5 tahun, dan mendapatkan sertifikat tanah lokasi secara gratis, dan mendapatkan tanah lokasi 1 ha, dan pekarangan rumah 3/4 ha, dan semuanya dibiayai oleh Pemerintah. 



Perwakilan dari Dirjen PKH dan Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI mengatakan bahwa, kami akan membantu pertanian terpadu, dan Sulawesi Barat merupakan salah satu Provinsi yang menjadi penyangga ketahanan pangan karena hamparan tanah pertanian masih sangat luas, dan besar peluang yang dapat di kembangkan. Dengan adanya program ini kami akan membantu menyejahterakan para petani yang ada di Sulawesi Barat.


Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan melakukan peninjauan vaksinasi di Masjid Saluandeang, dan penanaman perdana bibit jagung Hybrid yang diikuti Dirjen pertanian, Wakil Bupati Mateng, Sekda Mateng, Dinas Pertanian Provinsi Sulbar, dan Kasat Sabhara Polres Mateng.  Selama kegiatan berlangsung,tetap menerapkan protokol kesehatan.

(Bang Salman)

×
Berita Terbaru Update