-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Anggota Satpol PP Gantungdiri Gegerkan Warga Mesuji

Sabtu, 02 Oktober 2021 | Oktober 02, 2021 WIB Last Updated 2021-10-02T00:04:32Z


Mesuji Lampung (kabar-nusantara.com)  - Penemuan jasad warga Desa Brabasan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji dihari Kesaktian Pancasila di gegerkan dengan penemuan sesosok mayat gantung diri dikamar kosnya, Jumat (01/10/21) sekira pukul 07.30 Wib.


Diketahui korban bernama Asfai (30) warga Lampung Tengah yang bekerja sebagai anggota Satpol PP di Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji.  Korban pertama kali ditemukan oleh Ahmad (35), warga Desa brabasan, yang pada saat itu akan mengambil momongan istrinya yang kebetulan tinggal di sebelah kosan korban. Saat di temukan korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung di jendela kamar kos memakai tali tambang.


Mona (35) tetangga sebelah kos korban menerangkan kronologis penemuan jasat tersebut, pagi itu keluarga korban menghubungi Mona untuk minta tolong mengecek keberadaan korban, sebab keluarga korban menghubungi melalui saluran telepon berkali - kali akan tetapi tidak di angkat.


Lalu kebetulan pagi itu Ahmad datang untuk mengambil bayinya Mona untuk di momong istrinya, kemudian Mona meminta tolong kepada Ahmad untuk mengecek ke kamar korban, setelah di cek keadaan pintu kosan tidak terkunci, Selanjutnya Ahmad masuk kedalam kamar kos dan melihat korban sudah tidak bernyawa tergantung di jendela dengan mengunakan tali tambang.


Setelah mengetahui hal tersebut kemudian Ahmad menginformasikan ke Mona bahwa korban telah meninggal dunia dengan posisi gantung diri, lalu Mona menggedor pintu kamar kosan yang lain dan memberitahu prihal tersebut. 


"Lalu tetangga yang lain menghubungi Polsek Tanjung Raya. Sekira 15 menit kemudian Anggota Polsek Tanjung Raya bersama dokter datang untuk olah TKP dan mengidentifikasi korban selesai di indentifikasi jasat korban dibawa ke Rumah Sakit," tuturnya.. 


Kasat Reskrim Polres Mesuji IPTU Fajrian Rizki S.T.K, S.Ik, M.Si mewakili Kapolres Mesuji AKBP Alim, S.H, S.Ik, mengatakan korban sudah di bawa ke Rumah Sakit, dan dokter bersama anggota telah mengidentifikasi dan cek TKP,  menurut keterangan dokter, korban dinyatakan murni korban bunuh diri karena di temukan air liur keluar dan air mani serta Fesesnya,


Lebih lanjut Kasat menjelaskan, kalau untuk masalah internal korban belum di dalami karena masih menunggu keluarga korban,  "untuk motif korban nekat mengakhiri hidupnya belum dapat di simpulkan karena HP korban tidak dapat dibuka, masih menunggu istri korban untuk membuka kunci sandi HP nya,"  tutup IPTU Fajrian. (Eko)


×
Berita Terbaru Update