-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Wakil Bupati A. Zulqoini Syarif, SH, Buka Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi Kab. Pesisir Barat

Kamis, 02 September 2021 | September 02, 2021 WIB Last Updated 2021-09-02T10:40:53Z


Pesisir Barat, Lampung (kabar- nusantara.com) - Pembukaan pelatihan tenaga konstruksi Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 resmi di buka oleh Wakil Bupati A. Zulqoini Syarif, mewakili Bupati Kabupaten Pesisir barat. Acara  di pusat kan di Gedung Serba Guna ( GSG) Selalaw Labuhan Jukung, Rabu (1/9/2021) 

 

Hadir dalam acara tersebut yakni, Dinas PUPR Kabupten Pesisir barat yang di wakili Sekretaris Imam Habibudin, M.Si, narasumber ikatan instruktur dan asesor  pelatihan konstruksi indonesia,  Ir. Sudi Hartono, Balai Jasa Konstruksi  Megi Setianda dan 50 Peserta Pelatihan dari seluruh Kecamatan yang ada di Pesisir Barat. 


Zulqoini Syarif, SH  dalam sambutannya mengatakan, "sumber daya manusia merupakan modal utama dalam sektor konstruksi, di samping teknologi, kapitalis, material dan modal usaha, efisensi dan kualitas infrastruktur sangat bergantung pada kehandalan kompetensi sumber daya manusia dalam hal ini tenaga konstruksi, oleh karnanya peningkatan kapasitas tenaga terampil merupakan suatu keharusan untuk menjamin agar tidak terjadi kegagalan bangunan dan konstruksi," papar nya.


Dia menambahkan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan para peserta pelatihan memiliki motivasi yang tinggi dalam mengikuti setiap tahap pelatihannya, sehingga materi yang diberi kan dapat terserap dengan baik serta dapat diterap kan didunia kerja sehar-hari. 


Sementara itu, Kepala Dinas PUPR yag di wakili Sekretaris Imam Habibudi, M.SI dalam sambutannya mengatakan, infrastruktur merupakan salah satu program unggulan dalam mendukung pembangunan ekonomi, saat ini sektorkKonstruksi menghadapi isu yang perlu direspon dengan serius ,terkait dengan rendahnya kualitas pekerjaan konstruksi yang cepat rusak dan munculnya kasus kecelakaan konstruksi dan kegagalan bangunan. 

 

"Kegagalan maupun kecelakaan konstruksi bisa terjadi karna faktor alam, akan tetapi faktor human eror hingga kini masih menjadi penyebab utama,  baik dari sisi perencana, pengawasan maupun pengguna jasa.  Kunci dari usaha menciptakan keunggulan tenaga kerja konstruksi terletak pada peningkatan kompetensi,"  ujar nya.


Sekretaris PUPR Kabupaten Pesisir Barat ini juga menegaskan, bahwa tujuan diadakannya pelatihan adalah sebagai salah satu upaya dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat dan meningkatkan daya saing dengan cara peningkat kompetensi. Sertifikat keterampilan sangat di perlukan sebagai bukti kemampuan dan keterampilan dalam bidang konstruksi serta kehandalan di sektor konstruksi. Maka sertifikat atau pelatihan dibidang jasa konstruksi diwajibkan dalam UUJK  No.02 Tahun 2017. Dengan demikian Tenaga Kerja Konstruksi harus memiliki Sertifikat konstruksi terampil," tutup nya.     (Anas)

×
Berita Terbaru Update