-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sarkoni Syam: Pemkab Bungo Gagal Peroleh Opini WTP Rakyat Perlu Pertanyakan

Selasa, 17 Agustus 2021 | Agustus 17, 2021 WIB Last Updated 2021-08-17T04:01:29Z

 


Bungo (kabar-nusantara.com) - Sarkoni Syam mantan pimpinan DPRD Kab. Bungo dua periode,  membeberkan penyebab dari kegagalan  memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada laporan keuangan tahun 2020 /2021

"Pada tahun 2019 saat saya masih menjabat pimpinan Dewan sampi dengan 30 Agustus Pemkab Bungo memperoleh WTP,  artinya di  tahun 2020  Kab, Bungo gagal mendapat WTP," tuturnya.


Petanya  sekarang di tahun 2020 bungo  memperoleh opini wajar dengan pengecualian (WDP) dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK. Secara keseluruhan, pada laporan keuangan 2020 BPK mencatat begitu banyak  temuan. Namun, sampai sekarang tidak ada keterbukan publik  temuan utama yang menyebabkan  Kab. Bungo  gagal mengelola  keuangan. 


"Jadi saya melihat Kab. Bungo baru satu kali pernah meraih opini WTP di tahun 2019 itu, dan saya melihat di tahun 2021 Bungo gagal mempertahan kan WTP." jelasnya.


Dari hasil temuan BPK Sarkoni Syam meminta kepada awak media mempertanyakan hasil temuan LHP  BPK  dari tahun 2020 sampai 2021, yang menjadi temuan itu apa saja, ini bukan masalah sepele pertanggung jawabanya, karena  dasar pemberian opini terhadap laporan keuangan pengelola keuangan Kab. Bungo pada tahun 2020 /2021 kata Sarkoni syam, Rabu (15/8/2021).


Karena di dalam LPH BPK untuk menyelesaikan masalah tersebut, ada waktu  enampuluh hari kalender kerja, kalau tidak selesai kasus ini  bisa di angkat atau ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang. "Itulah dasar saya mengatakan ketidak mampuan  para pejabat untuk mengelola Keuangan Daerah," ujar Sarkoni syam. (Abn)



×
Berita Terbaru Update