-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

DPP MAPAN RI Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Jumat, 06 Agustus 2021 | Agustus 06, 2021 WIB Last Updated 2021-08-05T18:45:30Z

 Date: 05 Agu 2021


Sumatera Utara (Kabar-nusantara.com) -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MAPAN RI instruksikan tiap-tiap DPD dan DPC yang ada didaerah untuk terus bergerak bertindak secara konsisten dalam memerangi peredaran narkotika di Indonesia tak terkecuali dikota-kota kecil atau daerah Kabupaten/Kota.


Instruksi tersebut disampaikan Ketua Umum Dr. H. Dedi Iskandar Batubara S. Sos, SH, MSP kepada para pengurus DPD dan DPC Se-Indonesia melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP MAPAN RI Andy P. Nainggolan, ST di Medan, Rabu (04/08/2021).


Menurut Andy, peredaran Narkoba di Indonesia masih terjadi secara masif bahkan didaerah seperti Sumatera Utara merupakan pengkonsumsi narkoba aktif terbesar dibandingkan provinsi lain


"Instruksi Ketum Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, harus kita tindaklanjuti, sebab di Indonesia saat ini khususnya Sumatera Utara sudah menjadi pengkonsumsi narkoba aktif terbesar  dibandingkan provinsi lain, angkanya sudah mencapai 1.7 juta jiwa. Sebenarnya kita sudah darurat narkoba, untuk itu kita nyatakan perang terhadap narkoba," terangnya.


Dalam memerangi dan menekan laju peningkatan perederan narkoba di Sumatera Utara dijelaskan Andy, DPP akan mengambil langkah-langkah konkrit termasuk untuk meningkatkan koordinasi dengan pengurus di daerah.


"Koordinasi akan kita tingkatkan dengan pengurus-pengurus didaerah adapun daerah yang belum mempunyai kepengurusan, akan segera dibentuk agar nantinya dapat bersinergi dengan instansi yang ada seperti BNND, TNI-Polri dan instansi lainnya," jelas Andy.


Andi menambahkan, Sumatera Utara mendapatkan atensi khusus dari DPP MAPAN RI, laju peningkatan pemakai narkoba di Sumatera Utara sudah sangat memprihatinkan dan perlu ditindaklanjuti secara serius.


"Kami dari DPP MAPAN RI memberikan perhatian khusus untuk Sumatera Utara, karena peredaran narkoba secara masif, sehingga laju pertumbuhan pemakai aktif terus meningkat," jelasnya lagi.


Makanya kedepan bagi daerah yang belum terbentuk kepengurusan akan terus kita dorong, misalnya saja di Labuhanbatu juga merupakan daerah Kabupaten yang kita pantau, dan akan segera kita bentuk.


Narkotika di provinsi Sumatera Utara sudah tertinggi dibanding provinsi lain. Sumatera Utara sudah darurat narkoba, hal ini selalu diungkapkan Kapolda Sumut Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak dalam tiap kesempatan seperti pers release penangkapan narkoba yang dipimpinnya.


Pemerintah pusat melalui inpres Nomor 2 Tahun 2020 yang merupakan kelanjutan dari Inpres No.6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi P4GN, yang mewajibkan seluruh Kementerian/Lembaga untuk ikut mendukung upaya P4GN tersebut.


Badan Narkotika Nasional (BNN)  selaku garda terdepan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk membantu dan mendukung BNN  dalam upaya memutus rantai peredaran gelap narkotika demi generasi muda Indonesia. (JB Gultom).

×
Berita Terbaru Update