-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mahasiswi UNP yang Diculik Dukun Bikin Klarifikasi: Kami Saling Cinta

Kamis, 22 Juli 2021 | Juli 22, 2021 WIB Last Updated 2021-08-02T11:52:40Z

 Mahasiswi UNP VR saat memberikan klarifikasi melalui video, Foto: screenshot gambar  

 Padang (kabar-nusantara.com) - Warganet digegerkan dengan beredarnya video yang berisikan tentang klarifikasi mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) berinisial VR yang hilang diculik dukun di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Dilansir dari laman kumparan.com, (21 Juli 2021) 19:56.


Video berdurasi 1 menit 28 detik ini menjadi viral di media sosial. Lantaran ada pernyataan langsung dari VR yang menyebutkan dirinya kini sudah sah menjadi sepasang suami istri.


Di dalam video tersebut, mahasiswi berusia 22 tahun ini terlihat mengenakan hijab. Dia menyampaikan bahwa kepergiannya dari rumah atas keinginan sendiri. Bahkan upaya itu telah direncanakan sama si pria yang telah berkeluarga tersebut.

“Assalamualaikum masyarakat Sumbar dan Pesisir Selatan khususnya Lengayang. Saya yang bernama V (menyebut nama), mahasiswa UNP yang dinyatakan hilang dibawa kabur dukun dalam pengaruh hipnotis semua itu bohong,” katanya dalam video yang beredar di salah satu grup WhatsApp, Rabu 21 Juli 2021.


“Saya pergi dari rumah atas keinginan saya sendiri, dan rencana kami berdua. Sumpah demi Allah, sebenarnya kami telah lama menjalin hubungan tanpa diketahui siapapun, termasuk orang tua saya sendiri,” katanya lebih lanjut.


Mahasiswi ini juga mengaku telah sering bertemu di luar sama si pria tanpa sepengetahuan siapapun. Dan, dirinya telah melangsungkan pernikahan pada 14 Juli 2021 pukul 22.00 WIB.

“Selama ini kami telah lama sering ketemuan di luar tanpa diketahui orang lain. Kami memang saling sayang, Alhamdulillah 14 Juli 2021 jam 10 malam kami melakukan akad nikah di Kayu Aro, Kerinci,” ujarnya.


“Sumpah nama Allah, di antara kami berdua dalam pikiran sadar tanpa ada pengaruh apapun atau paksaan apapun. Karena pernikahan ini telah kami rencanakan berdua,” sambungnya.

Mahasiswi ini kembali menekankan bahwa ia lari dari rumah karena saling sayang. Ia membantah dalam pengaruh hipnotis.


“Terima kasih masyarakat Sumbar yang telah khawatir terhadap saya, dan saya minta maaf, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” sebutnya. (Konten ini diproduksi oleh langkan)

 

Sumber: https://kumparan.com/

×
Berita Terbaru Update