-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Lamaran Ditolak DS Bunuh Perempuan Cantik Desa Suradita Dengan Cara Dibakar Bikin Merinding

Kamis, 15 Juli 2021 | Juli 15, 2021 WIB Last Updated 2021-08-02T12:41:43Z

 


 Tangerang  (kabar-nusantara.com) - Polisi mengungkap kasus pembunuhan disertai pembakaran perempuan berinisial SZ (19) di Desa Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang. Adapun jasad SZ ditemukan dalam kondisi hangus oleh warga setempat pada Jumat (9/7) pagi. Polisi pun sudah menangkap pelaku yang berjumlah dua orang. Kedua pelaku tersebut berinsial DS (20) dan US (42). Dilansir dari laman www. jpnn.com, Kamis (15/7/21)  


Pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad SZ, yakni, pada Jumat malam. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin menyatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan rekonstruksi kasus tersebut. Ada 25 adegan rekonstruksi yang diperankan kedua pelaku.


Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanudin mengatakan bahwa kedua pelaku sudah merencanakan pembunuhan terhadap SZ. Bermula saat korban dijemput DS di tempat kerjanya pada Kamis (8/7) malam. "(DS) menjemput (Korban) dari tempat pekerjaan korban, kemudian membawa korban ke TKP. Selanjutnya korban dicekik, dan dibakar bersama-sama oleh kedua orang pelaku," kata Iman.


DS ternyata pernah memiliki hubungan spesial dengan korban. Bahkan, DS pernah melamar korban dengan membawa keluarganya. "Tersangka DS pernah menjalin hubungan dengan korban dan (pernah) melamar korban," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Angga Surya Saputra.


Angga menjelaskan bahwa motif pelaku membunuh dan membakar korban adalah karena sakit hati. "Motif sakit hati terhadap korban dan keluarga korban. Tersangka DS pernah menjalin hubungan dengan korban dan pada saat melamar korban, tersangka beserta keluarganya ditolak keluarga korban," ujar Angga.


Iman menjelaskan bahwa kedua pelaku menjalankan modus pembunuhan terinspirasi dari kasus kejahatan dalam pemberitaan media massa maupun film. "Tergali dalam proses penyidikan bahwa yang bersangkutan, tersangka ini terinspirasi oleh pemberitaan, kemudian film di televisi sehingga ini juga jadi pembelajaran buat kita," ujar Iman.



Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal berlapis dan ancamam pidananya seumur hidup. "Kedua tersangka dikenakan Pasal 340 KUHPidana, kemudian Pasal 338 KUHPidana, Pasal 170 ayat 3 KUHPidana, dan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman pidananya maksimal seumur hidup dan 20 tahun penjara," ujar Iman. (mcr1/jpnn)


https://www.jpnn.com/news

×
Berita Terbaru Update