-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Anak-anak di Kupang Banyak Tak Miliki Akte Lahir

Jumat, 02 Juli 2021 | Juli 02, 2021 WIB Last Updated 2021-07-03T01:06:30Z

Kupang (kabar-nusantara.com) - Camat Amabi Oefeto, Eliazer Teuf menyampaikan apresiasinya kepada PLN unit wilayah NTT melalui Program Peduli telah bekerjasama dengan yayasan jaringan peduli masyarakat (JPM) menyelenggarakan sosialisasi akta kelahiran di Balai Desa Kairane, Jumat (02/07).

 Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh para pihak meliputi unsur Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, penyelenggara pendidikan dan kesehatan di Desa Kairane, Amabi Oefeto Kabupaten Kupang.

 Eliazer Teuf dalam sambutannya di acara pembukaan sosialisasi menyebutkan bahwa pemerintah dalam perannya selaku pelayan masyarakat di garis terdepan sering mengalami dilema, karena proses birokrasi kelembagaan yang kaku di satu sisi dan pada sisi lain ada tuntutan masyarakat dalam hal kepuasan, terutama kecepatan penyediaan layanan yang tepat.

 "Kerjasama dengan pihak ketiga yakni organisasi masyarakat sipil dan dunia usaha dibutuhkan untuk menjembatani kesenjangan penyediaan layanan oleh pemerintah," papar Teuf di hadapan para peserta.

 Sementara itu Vincen Leonardo, represetatif PLN Unit Wilayah NTT, mengatakan bahwa PLN salah satu dari sejumlah BUMN di Indonesia secara nasional memiliki program CSR (Corporate Social Responsibility) yang dirancang untuk berpartisipasi mendukung pemerintah memenuhi hak masyarakat. Salah satunya pemenuhan hak anak untuk memiliki akta kelahiran yang terbilang rendah di Kabupaten Kupang.

 Selanjutnya Yohanes Pakereng, Direktur JPM berpesan kepada peserta agar mengikuti kegiatan sosialisasi dengan mendengar ceramah secara seksama. Agar informasi yang didengar lengkap supaya memudahkan dalam pengurusan akta kelahiran anak.

 Kegiatan sosialisasi menghadirkan dua orang narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang.  (Ferdinand Adam).

×
Berita Terbaru Update