-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sawah Para Petani Kekeringan Terpaksa Buat Sumur Bor

Sabtu, 26 Juni 2021 | Juni 26, 2021 WIB Last Updated 2021-06-26T03:40:35Z

Aceh Timur (kabar-nusantara.com) - Para petani di Desa Seuneubok saboh Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Akibat musim kemarau panjang sejumlah petani terpaksa membuat sumur bor untuk mengairi lahan persawahan mereka. Sebab, kini sumber air sudah tidak ada lagi di karnakan sudah masuk musim kemarau. sedangkan air merupakan kebutuhan sangat penting bagi sistem tanam padi di sawah. 

Seperti yang dilakukan, Ridwan (30) petani di Desa Seuneubok Saboh ini, ia terpaksa mengeluarkan modal tambahan untuk membuat sumur bor disawahnya, karna menunggu irigasi pun sampai saat ini belum kunjung selesai dibangun, Kamis (24/6/21)

"Ya, modal nekad aja,bang, terpaksa keluar modal tambahan buat sumur bor. Mau gimana lagi,   sedangkan lahan sawah sudah kering," kata dia kepada awak media ini. 

Dia mengaku untuk membuat sumur bor dirinya harus mengeluarkan modal tambahan sebesar Rp 4 juta lebih. Dengan rincian biaya jasa penggalian sumur bor, pembelian paralon dan mesin pompa air.  Para petani lain juga mengalami kekeringan yang sama, tetapi mereka tidak ada sumur bor di sawah, padipun belum selesai ditanam tapi keadaan tanah sawah sudah keras dan kering tak ada air. 

Sebenarnya ada bendungan air disana, tapi tidak bisa dimafaatkan secara opttimal karena air terbatas tidak mencukupi untuk areal persawahan, airnya kurang memadai di bendungan tersebut, semua sawah sudah kering, dan tidak ada sumur bor. 

Para petani benar-benar mengeluh karena tak ada air, banyak persawahan mereka tidak ada air  karna sudah memasuki  musim kemarau.  Pentingnya air bagi sistem produksi padi karna padi membutuhkan banyak air.  

Sementara dari pihak Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Mantri Pertanian Kec. Pante Bidari, Zukifli megatakan, solusinya mari sama-sama kita pikirkan,  "solusinya menurut saya, kita  membuat permohonan ke Dinas Pertanian, kita mohon bantuan sumur bor, melalui kelompok tani unjarnya lewat watsap. (M. Zubiry)

×
Berita Terbaru Update