-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Unjuk Rasa Tujuh Asosiasi Wartawan Kab. Bungo Minta Kapolres Tangkap Pelaku Pengeroyokan

Rabu, 02 Juni 2021 | Juni 02, 2021 WIB Last Updated 2021-06-02T14:19:13Z


Bungo (kabar-nusantara.com) - Aksi solidaritas gabungan organisasi wartawan yang ada di Kabupaten Bungo, terdiri dari Jurnalis Online Indonesia (JCNNOIN), Persatuan Wartawan Bungo (PWB) Ikatan Jurnalis TV Bungo (IJTB) Ikatan Wartawan Bungo (IWB), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) dan Serikat Media Saiber Indonesia (SMSI). Aliansi wartawan indonsia (AWI) Aksi itu digelar Rabu (2/06/2021).

Aksi solidaritas kali ini insan pers  mendatangai Mapolres Bungo, terkait kasus pengeroyokan kepada 2 jurnalis di salah satu SBPU, yang diduga adanya aktifitas ilegal. Mereka minta agar pihak kepolisian segera menangkap pelakunya.

Orasi berlangsung damai yang diwakili dari perwakilan masing-masing organisasi wartawan yang ada di Bungo. Aksi berjalan lancar dan tetap mematuhi Prokes covid-19, tampak insan pers memakai masker dan membawa atribut, meminta agar Polres Bungo segera menangkap pelaku pengeroyokan kepada dua jurnalis di Bungo.

Ketua koordinator aksi meminta pihak kepolisian menindaklanjuti seluruh tuntutan yang telah dituangkan. “Pada intinya meminta proses hukum atas kasus pengeroyokan kepada dua jurnalis di Bungo segera ada kejelasan dari pihak Polres Bungo,” ujar Azroni.

Pada kesempatan itu, Kapolres AKBP  M. Lutfi, S.I.K, menanggapi aksi yang dilakukan gabungan organisasi wartawan itu, pihaknya telah mengupayakan agar para pelaku segera kita proses.

Kapolres Bungo menandatangani berita acara, Sikap Kapolres Bungo atas pengeroyokan dua jurnalis Bungo. “Kami sangat mengapresiasi sekali atas kepedulian para rekan rekan pers di Bungo, atas kejadian pengeroyokan terhadap dua jurnalis tersebut. Kita telah melakukan upaya, saat ini sudah ada 8 orang yang kita periksa termasuk dua korban. Kita juga berharap agar pelakunya segera kita proses hukum,” kata Kapolres.

Usai orasi, Kapolres Bungo mempersilahkan perwakilan dari gabungan insan pers itu masuk ke Mapolres untuk melakukan mediasi.

“Karena masih pandemi covid-19, kita tetap patuhi prokes. Jadi kita minta masuk satu perwakilan dari masing-masing organisasi, untuk membicarakan bagaimana sikap kami, dan sama-sama ditandatangani hasilnya,” pungkasnya. (Abn)

×
Berita Terbaru Update