-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

Senin, 28 Juni 2021 | Juni 28, 2021 WIB Last Updated 2021-06-28T11:13:26Z

Pinrang, Sulawesi Selatan (kabar-nusantara.com) - Polisi melakukan penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di rumah kost pondok Khayla Jl. Kijang Kelurahan Maccorawalie Kecamatan Watang Sawitto Kab. Pinrang yang terjadi pada Minggu (27 Juni 2021) sekitar pukul 12.00 wita.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol E.Zulpan membenarkan kejadian ini, korban seorang perempuan SIN (34), seorang Perawat di Rumah Sakit Plamonia Makassar dan anaknya AD (10) warga Jl. Kijang Kelurahan  Maccorawalie Kec Watang Sawitto Kab Pinrang, Sulawesi Selatan.

Sebanyak 4 saksi sudah menjalani pemeriksaan petugas Reskrim Polres Pinrang untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis ini yaitu AS (25) Suami Siri Korban, WA (33) pemilik kos,  RO (23) penghuni kos dan DA  (30) penghuni kos.

Kombes Pol E.Zulpan  mengatakan dari laporan yang kami terima, korban tewas dengan luka - luka yang sangat mengenaskan terdapat di tubuh korban yaitu SIN (34) luka tusukan pada bagian pinggang kanan dan punggung belakang serta luka bekas cakaran dileher korban, dan AD ada tusukan di bagian leher sebelah kanan.

Selanjutnya Kabid Humas mengatakan Tim dari Inavis Polres Pinrang bersama Ka SPKT Polres Pinrang dan SPKT Polsek Watang Sawitto telah datang di lokasi dan langsung mensterilkan TKP dan melakukan olah TKP sejak siang tadi.

Saat ini olah TKP telah berakhir dan korban di evakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi dan para saksi -di bawa ke Polres Pinrang untuk dilakukan pemeriksaan awal.

E.Zulpan menerangkan, anggota Reskrim Polsek Watang Sawitto  dan Bhabinkamtibmas  Kelurahan Maccorawalie dibantu Bhabinsa telah mengamankan seorang pengantar Galon berinisial AZ (19) warga langnga.

“Ya kita sudah amankan terduga pelaku, di tempat kerjanya di Depot Air Sehat di Jl. Beruang Kelurahan Maccorawalie Kecamatan Watang Sawitto dan membawanya ke Posko Resmob untuk dilakukan Introgasi,”kata E. Zulpan, saat ini kami.masih terus mendalami motif kejadiannya ( wyh)

×
Berita Terbaru Update