-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

FAKSI Desak Mabes Polri Usut Tuntas Pembunuh Wartawan Sumut

Minggu, 20 Juni 2021 | Juni 20, 2021 WIB Last Updated 2021-06-20T09:19:41Z

 


Aceh (Kabar- nusantara.com) - Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny Hariyanto, mendesak Mabes Polri membentuk tim gabungan untuk memburu pelaku penembakan seorang jurnalis di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Korban bernama Mara Salem Harahap (42), yang tewas diduga ditembak orang tak dikenal (OTK).

"Tangkap segera pembunuh wartawan  Mara Salem, patut diduga ini  pembunuhan berencana, pelaku harus dihukum berat," kecam Ronny, Minggu (20 Juni 2021).

Ronny mengatakan pembunuhan terhadap jurnalis adalah kejahatan luar biasa, anti kemanusiaan.

"Itu biadab, kerja seorang jurnalis  merupakan pengabdian tulus kepada kepentingan umat manusia, dan pers merupakan pilar demokrasi yang sangat menentukan kemajuan suatu bangsa, artinya membunuh jurnalis merupakan kejahatan berat, oleh sebab itu negara wajib memberi hukuman berat bagi siapa saja yang mencelakai apalagi membunuh jurnalis," katanya.

Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Provinsi Aceh itu menghimbau awak media di seluruh Indonesia memberi perhatian yang besar atas insiden berdarah yang menimpa insan pers tersebut, hingga pelaku di hukum seberat - beratnya.

" Kita menghimbau seluruh rekan - rekan Insan Pers dan LSM mengawal kasus ini sampai tuntas, hingga pelaku dijebloskan ke penjara dan diberi hukuman berat," pinta aktivis sosial dan kemuskinan itu.

Ronny berharap para jurnalis lebih mengutamakan keselamatannya saat bertugas, terutama ketika berjuang membongkar kasus - kasus besar dan berbahaya dengan resiko tinggi.

Menjadi seorang wartawan adalah suatu kemuliaan, tapi kawan - kawan juga mesti mengutamakan keselamatan diri ketika bertugas, masyarakat juga kita harap dapat memahami bahwa seorang wartawan bekerja demi kepentingan publik, demi kepentingan kemanusiaan.

"Jadi jangan ada yang menghalang - halangi apalagi mencelakainya  seperti ini," pungkas alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya.

Sebelumnya, MaravSalim Harahap dilaporkan tewas tak jauh dari rumahnya, di Desa Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, pada Sabtu dini hari. Korban diduga ditembak orang tak dikenal saat dia berada di dalam mobilnya. (M Zubir)

×
Berita Terbaru Update