-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tren Covid-19 di Jombang Naik, Direktur RSUD Himbau Waspada dan Jaga Protokol Kesehatan

Minggu, 13 Juni 2021 | Juni 13, 2021 WIB Last Updated 2021-06-13T03:19:09Z

Jombang (Kabar Nusantara.com) - Dalam sepekan sudah enam orang warga Jombang meninggal akibat covid-19. Mereka meninggal di RSUD Jombang setelah sempat mendapatkan perawatan sebagai penderita covid.

Direktur RSUD Jombang, Puji Umbaran mengatakan tinginya angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Jombang tidak sebanding dengan jumlah pasien yang dirawat pada minggu sebelumnya. Bakan rata-rata kematian itu terjadi kurang dari 48 jam.

Tercatat hingga kamis 10 juni 2021 kemarin, ada 26 pasien positif yang dirawat dan diisolasi di rumah sakit milik pemerintah Kabupaten ini.

“laporan terakhir yang saya tanda tangani Kamis Pagi, ada 26 orang dirawat di RSUD, dibanding kondisi minggu lalu, memang ada tren kenaikan walupun tidak signifikan dibanding dengan beberapa daerah lain. Rata-rata meninggal dunia kurang dari 48 jam. Ini pertanda datang kondisi kritikal (kritis) yang harus diwaspadai”, Ujarnya.

Lebih lanjut puji menjelaskan bahwa angka kematian ini meningkat jika dibanding dengan minggu sebelumnya. Meski demikian dia menyakini bahwa kasus penyebaran virus corona ini masih belum sebanyak diluar. Sehingga dia meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap penularannya.

“Apabila ada keluhan menyerupai gejala Covid, segera datang ke tempat pengobatan medis, bisa di RSUD, Rumah sakit lain yang ditunjuk untuk penanganan covid, karena kalau datang sudah kondisi kritis maka bisa berujung pada kematian, sebab jika SPO (kandungan oksigen dalam paru-paru) hanya 40-60 itu berat untuk penangannya”, tandasnya

Pihaknya menghimbau, masyarakat tidak melepas masker dan terus mamakai protokol kesehatan secara ketat. Siapapun dan kapanpun harus terus menjalankan tanpa memandang status sosial sehingga pandemi ini segera berakhir.

“ketika ada keluhan cepat cari tempat pengobatan yang sudah direkomendasikan untuk penanganan covid. sesak nafas, diare dan sebagainya datang langsung ke RSUD, sebab mesin kita redy. Sehingga tidak sampai terjadi space waktu,” pungkasnya.

Sementara, data di Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang per tanggal 10 Juni 2021 pada jam 12,00 wib tercatat secara komulatif kasus covid-19 di Jombang sebanyak 4.821. Jumlah pasien yang dirawat masih sebanyak 22 orang tersebar di beberapa rumah sakit. Sedangkan total angka kematian sebanyak 523 kasus. (UDN)

×
Berita Terbaru Update