-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sinyal Politik Ganjar Pranowo Nyapres, Hingga Dituding Kelewatan

Senin, 24 Mei 2021 | Mei 24, 2021 WIB Last Updated 2021-05-28T03:56:18Z

Semarang (Kabar-nusantara.com) - Sinyal politik Ganjar Pranowo nyapres kini tengah menjadi sorotan publik hingga memicu tak diundangnya Gubernur Jateng tersebut pada sebuah acara. Seperti diketahui, DPD PDIP Jawa Tengah tak mengundang Ganjar Pranowo dalam acara arahan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Hal ini berkaitan mengenai penguatan solidaritas partai menuju pemilu 2024.

Sinyal Politik Ganjar Pranowo Nyapres, PDIP Tuding Kelewatan. Bambang Wuryanto selaku Ketua DPD PDIP Jateng mengungkapkan sinyal tersebut dalam keterangan tertulis. 

"Kalau dia (Ganjar Pranowo) menjawab 'saya kan tidak mengatakan mau nyapres' ya silahkan kalau bicaranya pada tingkat rating partai. Tapi kalau berbicara pada orang politik, tentu sudah paham arahannya mau kemana".

Meski begitu, pria yang lebih akrab disapa Bambang Pacul mengungkap hal ini bukan merupakan teguran. Ia merasa bahwa Ganjar Pranowo kini bersikap lebih tinggi dari DPD PDIP Jateng. Sehingga menurut Bambang, Ganjar Pranowo merasa hanya Ibu Megawati saja yang bisa menegurnya. 

Teguran Berlaku untuk Semua Kader PDIP. Bambang sebelumnya pernah menjelaskan bahwa elektabilitas bukanlah sebuah penentu terpilihnya menjadi capres atau tidak. Ia kembali menegaskan bahwa kader partai wajib tegak lurus pada perintah Ketua Umum. Hal ini ia sampaikan bukan hanya sebagai teguran untuk Ganjar Pranowo, melainkan juga untuk semua kader PDIP.

Sinyal politik Ganjar Pranowo nyapres ini bermula dari tingginya intensitasnya di sosial media dan YouTube tentang aktivitasnya. Bambang menegaskan bahwa belum ada instruksi dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri terkait pilpres 2024. Selain itu, sikap Ganjar juga dinilai tak baik untuk keharmonisan partai yang harus tegak lurus pada perintahnya Ketua Umum.

Ganjar Pranowo Tak Dapat Undangan. Pemberitaan sebuah acara yang berlangsung hari Sabtu, 22 Mei 2021 kemarin, tertulis susunan rundown yang tersebar pada kalangan wartawan.

Tamu tatap muka: 100 orang. Terdiri dari DPR RI Jateng, DPD Jateng, DPRD Prov Jateng, kepala daerah dan wakil kader se Jateng (kecuali gubernur).

Hanung Cahyo mengungkap penyebab ketidakhadiran Gubernur Jateng tersebut terkait sinyal politik Ganjar Pranowo nyapres. Menurutnya Ganjar tidak hadir karena memang tidak ada undangan dalam acara itu. Baik undangan selaku Gubernur maupun selaku kader PDIP. (As)


Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5579539/pdip-ungkap-sinyal-politik-ganjar-nyapres-hingga-dituding-kelewatan

×
Berita Terbaru Update