-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Penambang Bitcoin Stop Bisnis, Negara China Larang Uang Kripto

Selasa, 25 Mei 2021 | Mei 25, 2021 WIB Last Updated 2021-05-28T04:01:05Z

Jakarta (kabar-nusantara.com) - Kini operator penambangan cryptocrrency seperti Huobi Mall dan BTC.TOP menanggungkan operasi di China. Penanggungan ini dilakukan setelah Beijing akan menindaklanjuti penambangan  dan perdagangan bitcoin.

Kegiatan itu tentunya mempengaruhi mata uang digital tersebut anjlok. Dilansir dari Reuters, Komite Dewan Negara yang dipimpin oleh Menteri Liu He, telah mengumumkan akan mengambil tindakan keras pada Jumat malam.

Tindakan ini menjadi langkah pertama pemerintahan China terkait bisnis mata uang virtual. Bisnis penambangan China telah menyumbang hingga 70% dari pasokan uang kripto di dunia.

Penambangan mata uang ini menggunakan peralatan atau rig komputer yang dirancang khusus untuk memverifikasikan transaksi koin virtual dalam proses yang menghasilkan mata uang kripto baru, sama halnya bitcoin.

Houbi Mall sebagai bagian dari cryptocurrency Huobi, menjelaskan bahwa semua usaha telah ditanggungkan.

Untuk sementara kami telah menghubungi penyedia layanan di luar negeri agar membuka jalan bagi ekspor rig pengembangan di masa depan”, kata Houbi Mall melalui Telegram resminya. Selain itu, dia juga meminta klien untuk tidak khawatir dan tenang.

BTC.TOP, kumpulan penambang kripto, juga mengumumkan penanggungan bisnisnya di China dengan berbagai alasan seperti risiko peraturan. Jiang zhuoer, pendirinya mengatakan dalam postingan blog mikro bahwa di masa yang akan datang khususnya BTC.TOP akan melakukan penambangan kripto di Amerika Utara.

Dalam jangka panjangnya, hampir semua rig dari China akan dijual di luar negeri, karena regulator China menindaklanjuti penambangan dalam negeri,” tulisnya.

Kini China sudah kehilangan posisi sebagai pusat dagang cryptocurrency global sesudah Beijing melarang penukaran crypto sejak tahun 2017.

“Dan akhirnya China juga bisa kehilangan kekuatan komputasi crypto ke pasaran luar negeri” ungkap Jiang, memprediksi naiknya kumpulan penambangan AS dan Eropa.

Bioskop dulu terkumpul setelah China terbaru dan sekarang turun hingga 50% dari level tinggi sepanjang masa. Bahkan bitcoin merosot hingga 17% pada pekan kemarin.

Perlindungan dari investor serta pencegahan pencucian uang ialah perhatian khusus dan regulator keuangan. Dengan pertimbangan ini juga yang membuat mereka perlu mengelola industri cryptocurrency.

Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210524110322-92-646111/penambang-bitcoin-setop-bisnis-usai-China-larang-uang-kripto

×
Berita Terbaru Update