-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Beberapa Karakter Dasar Yang Perlu Dimiliki Seorang Asisten Perusahaan Kebun Sawit

Sabtu, 08 Mei 2021 | Mei 08, 2021 WIB Last Updated 2021-05-08T03:27:00Z

Bengkulu (Kabar-Nusantara.com) - Karakter seorang asisten di perusahaan perkebunan kelapa sawit, yang perlu dimiliki agar dapat mengelola management divisi dengan baik, diantaranya pertama, kondisi badan sehat, ini sangat penting lantaran untuk melakukan pekerjaan apapun, berbadan sehat menjadi mutlak diperlukan, apalagi pekerjaan asisten secara fisik sangat memerlukan kondisi kesehatan yang prima, karena seorang asisten divisi bekerja mulai dari sebelum matahari terbit (apel pagi) dan pulang setelah matahari tenggelam (menghabiskan TBS).

Kedua harus bermental kuat, pekerjaan asisten banyak berinteraksi dengan karyawan dalam jumlah banyak (sekitar 60 karyawan) sehingga diperlukan mental yang kuat, karena yang diatur adalah karyawan buruh dengan tingkat pendidikan yang beragam, dimana karakter pekerja seperti ini tidak memiliki alur pikiran yang panjang (sumbu pendek), sehingga apabila asisten memiliki mental lemah dipastikan bakal sulit mengatur karyawan guna mencapai target.

Berhati lembut, sebenarnya ini adalah kekuatan yang bisa menundukkan karyawan, sehingga relatif lebih gampang diatur. Karyawan akan lebih mudah dikendalikan bila sang asisten tidak menggunakan cara yang keras. Bahkan cara yang keras akan membuat karyawan tidak melaksanakan perintah, kalaupun dilaksakan hanya sekedar melaksanakan perintah sehingga hasilnya tidak maksimal.

Berotak bisnis, ini sangat diperlukan untuk staf perusahaan dimana saja. Seorang staf yang termasuk manajerial maka  dalam melaksanakan tindakan pekerjaannya harus dipertimbangkan apakah pekerjaan ini akan memberikan keuntungan, baik jangka pendek atau jangka panjang.

Assisten kebun adalah orang yang diberikan tanggung jawab untuk memimpin divisi (bagian/unit kebun) atau bagian/unit di pabrik dan berperan sebagai pembantu/membantu, bisa membantu  Manager dan karyawan dalam melaksanakan segala jenis pekerjaan di lapangan.

Memiliki  keahlian dan pengetahuan (Skill and Knowledge). Memiliki keahlian spesialis (tahu bagaimana dan tahu kapan) serta pengetahuan (tahu bagaimana/how, siapa /who, kapan/when, mengapa/why, apa /what dan dimana/where)

Kemampuan menganalisa dan memecahkan permasalahan.  Seorang asisten mampu menganalisa dan memecahkan masalah dengan cara memperoleh sumber informasi yang akurat, terpercaya dan tepat waktu.

Kemampuan berorganisasi.  dengan keahlian dan pengetahuan yang dimilki seorang asisten, diharapkan dapat memberikan pelatihan, mengadakan evaluasi dan memperbaiki performance kerja, melakukan delegasi, bersedia melepas karyawan yang baik untuk promosi dan berani bertindak tegas atas kesalahan. dan memiliki motivasi, kemampuan komunikasi dan percaya diri motivasi adalah sebuah program mental yang mempengaruhi  hidup kita.

"Tugas dan tanggung jawab asisten secara umum membantu Maneger, memaksimalisasi hasil perkebunan dan pengolahan, merencanakan kerja harian, mengoptimalisasi sumber daya yang ada, menyediakan informasi yang terpercaya dan tepat waktu.

Membantu karyawan,  melatih cara kerja yang benar, memotivasi karyawan, menjadi mentor/pelindung karyawan.

Tugas dan tanggung jawab asisten secara terperinci di kantor divisi pagi,  melaksanakan lingkaran pagi (sudah berada di kantor sebelum jam 6 pagi), membetulkan penyimpangan kerja hari sebelumnyan, mendata jumlah tenaga kerja pada hari tersebut untuk menentukan target minimal seluruh mandor, memastikan bahan yang dibawa sesuai dengan jumlah tenaga kerja, lengkap dengan peralatan, mempersiapkan transportasi yang cukup sebagai sarana angkutan karyawan dan panen, menyelesaikan pengecekan pekerjaan administrasi sebelum jam 07.00.

Dilapangan, paling lambat jam 07.00 sudah berada di lapangan untuk memastikan semua instruksi kerja sudah dijalankan, memperagakan cara kerja yang benar (penyemprotan dan aplikasi pemupukan). periksa hasil kerja yang kemarin (kualitas & prestasi) dan bila ada penyimpangan, segera panggil mandor dan beri sanksi. Jam istirahat 10.00 – 10.15 disesuikan dengan jenis pekerjaan dilapangan. 

Jam 12.00-13.00 istirahat makan siang serta dapat memilih pekerjaan yang paling penting untuk diawasi (tetap disana). Jam 13.00 -14.30 harus sudah kembali ke lapangan dan bila ada urusan penting bisa pulang lebih awal. Sebelum jam 14.30, memastikan ketersediaan transportasi untuk bawa karyawan pulang serta TBS ke PKS (segera menghubungi bagian transport, bila kendaraan kurang).

Di kantor divisi sore hari sebelum jam kerja selesai, periksa laporan prestasi kerja. waktu penerimaan laporan hasil kerja, periksa (kewajaran) dan bila ragu tanyakan pada mandor yang bersangkutan. serahkan laporan ke krani bila telah selesai laporan diperiksa dan diparaf. membuat rencana kerja untuk besok hari dan persiapkan bahan yang cukup. memeriksa kebenaran data yang telah diinput oleh krani pada pagi hari dan melanjutkan sisa pekerjaan yang belum selesai diperiksa pada pagi harinya.   (Sinema Laia)

×
Berita Terbaru Update