-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Harga Pembelian TBS Sawit Mukomuko Turun Lagi

Sabtu, 03 April 2021 | April 03, 2021 WIB Last Updated 2021-04-04T15:01:04Z

Mukomuko (Kabar-Nusantara.com) - Harga sawit Tandan Buah Segar (TBS) di Kabupaten Mukomuko, propinsi Bengkulu, untuk pembelian mengalami penurunan lagi sejak beberapa hari terakhir, diduga karena pengaruh penurunan harga minyak mentah dunia atau CPO. Dilansir dari laman www.bengkulu.antaranews.com, Sabtu (03 April 2021).

Penjelasan Kepala Seksi Kemitraan dan perizinan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Sudianto, "harga sawit di Mukomuko mulai turun Rp.20 – Rp40 per kg di semua pabrik minyak kelapa sawit yang tersebar di sejumlah wilayah daerah ini," katanya Jumat

Sudianto mengatakan hal itu, setelah mendapatkan data harga TBS kelapa sawit sejak beberapa hari terakhir dari sebanyak 11 pabrik minyak kelapa sawit yang tersebar di sejumlah wilayah daerah ini.

Ia melanjutkan, harga pembelian TBS kelapa sawit oleh sebagian besar pabrik minyak kelapa sawit di daerah ini mulai turun berkisar Rp20 – Rp70 per kg, pada 28 Maret 2021, kemudian harga sawit turun lagi pada 1 April 2021.

"Sedangkan harga pembelian terendah TBS kelapa sawit oleh sebagian besar pabrik sebesar Rp1.860 per kg dan harga tertinggi TBS kelapa sawit sebesar Rp1.980 per/kg," tambahnya.

Dia menyebutkan, harga sawit di PT Sapta Sentosa Jaya Abadi turun dari  Rp1.900 per/kg menjadi Rp1.880 per/kg, harga sawit di PT KSM turun dari Rp1.910 per/kg menjadi Rp1.880 per/kg, harga sawit di PT MMIL turun dari Rp1.910 per kg menjadi Rp1.880 per/kg.

"Kemudian harga sawit di PT SSS turun dari sebesar Rp1.910 per/kg menjadi Rp1.870 per/kg, harga sawit di PT SAP turun dari sebesar Rp1.910 per/kg menjadi Rp1.860 per/kg, harga sawit di PT KAS turun dari sebesar Rp1.910 per/kg menjadi Rp1.880 per/kg," paparnya.

Ia berharap, harga pembelian TBS kelapa sawit oleh seluruh pabrik minyak kelapa sawit di daerah ini mengalami peningkatan agar kesejahteraan petani sawit di daerah ini meningkat," pungkasnya. 

 (Ferri Aryanto/Sinema Laia)

×
Berita Terbaru Update