-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tabrakan Beruntun Dua Orang Tewas Dua Mobil Masuk Jurang

Jumat, 16 April 2021 | April 16, 2021 WIB Last Updated 2021-04-16T04:33:42Z

Padang (Kabar - Nusantara.com ) - Kecelakaan beruntun terjadi dua orang tewas karena tujuh kendaraan bermotor alami tabrakan hingga dua di antaranya masuk jurang di kawasan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat Sumbar, Kamis (15 April 2021) sekitar pukul 10.45 WIB.

Sementara menurut keterangan dari Kepala Kepolisian Sektor Lubuk Kilangan, Kompol Edryan Wiguna saat dihubungi di Padang, Kamis malam mengatakan, "dua unit mobil masuk jurang Pajero Sport dan Pick Up L-300," kata Edryan. Dilansir dari laman bengkulu.antaranews.com

Dia mengaku, sampai saat ini, petugas masih di lapangan dan melakukan proses evakuasi kendaraan tersebut serta barang milik korban, kecelakaan tersebut melibatkan tujuh unit kendaraan yaitu satu truk kargo jenis box, Pajero sport, satu mobil pick up, tiga unit minibus dan satu sepeda motor.

Ia menceritakan kejadian berawal ketika mobil box B 9312 TXU datang dari arah Solok menuju Padang, sesampainya di lokasi, menabrak mobil pajero warna hitam yang berada di depannya, tidak berhenti di sana, Pajero pun kemudian menabrak mobil pick up dengan nomor polisi BA 8742 HM yang berada di depannya.

Kedua mobil itu pun terjun ke jurang yang berada di sisi kiri jalan. Mobil pickup masuk jurang sekitar 10 meter karena tersangkut pohon, sementara Pajero masuk jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter. namun kedua mobil tersebut baik sopir dan penumpangnya hanya mengalami luka-luka," kata mantan Kasatreskrim Polresta Padang.

Penjelasan sebelum masuk ke jurang mobil pikap sempat menghantam bagian belakang minibus Toyota Kijang Krista BA 1724 KA, Suzuki Ertiga dan Agya di depannya, sementara itu mobil truk kargo box usai menabrak pajero dan pikap, membanting stir ke sisi kanan jalan.

Karena hilang kendali, truk tersebut menabrak sepeda motor jenis Yamaha N-MaX hitam dan menyeretnya sekitar 30 meter hingga laju mobil terhenti di dinding tebing jalan kawasan Sitinjau Lauik, arus lalu lintas sempat tersendat sekitar dua jam karena minibus kijang rusak dan tidak bisa jalan," katanya.

Edryan mengatakan selain memastikan kelancaran arus, pihaknya juga fokus untuk mengevakuasi pengemudi dari kendaraan yang masuk jurang. evakuasi dan pertolongan dilakukan personel kepolisian dibantu oleh warga sekitar," katanya.

Selain dua korban meninggal dunia, enam orang juga dilaporkan mengalami luka-luka dari kejadian tersebut. (Sinema Laia)

 

sumber: https://bengkulu.antaranews.com/

×
Berita Terbaru Update