-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Pembangunan RSUD Nisel 5 Bulan Mangkrak Slof Beton Sudah Retak dan Patah.

Sabtu, 03 April 2021 | April 03, 2021 WIB Last Updated 2021-04-03T00:50:51Z
Foto: proyek RSUD Nisel

Nias Selatan, (Kabar-nusantara.com) -  Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nias Selatan Tahun Anggara 2020 yang berlokasi di Desa Hili Ana’a Kecamatan Teluk Dalam, sampai bulan April  2021 masih belum rampung, diduga dikerjakan asal jadi.

Proyek dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Nias Selatan TA.2020 itu dikerjakan oleh PT. Maju Gemilang Mandiri dengan  No.Kontrak: 640/891/KONTRAK/PPK-01/DINKES/2020 dan diawasi oleh PT. Transima Indo Consultant dengan pagu sebesar Rp 48,533,585,083, masa pengerjaan 170 hari kalender. Dilansir dari laman media postkeadilan.com, Jumat (02/04/21)

Sebelumnya Ranueli Buulolo sebagai PPK pada pelaksanaan proyek pembangunan RSUD tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media di Kantornya (14/01/2021) mengatakan, pelaksanaan  proyek bisa terlambat karena ada berbagai kendala yang dihadapi dilapangan, tapi dipastikan akan selesai siap sampai bulan Maret 2021.

“Apa bila pelaksanaan proyek pembangunan RSUD tersebut belum siap maka Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan akan melakukan tindakan kepada rekanan, yaitu memutus kontrak atau menerapkan bayar denda atas keterlambatan pekerjaan tersebut,” ucap Ranueli.

Pantauan awak media dilokasi proyek tersebut Kamis (30/03/2021) kondisi bangunan belum siap dan diduga pengerjaanya dikerjakan asal jadi atau tak sesuai stansdart. Hasil pantauan dilokasi, terlihat jelas beberapa slof beton dan pondasi telah mengalami retak dan patah, ada juga yang posisinya melengkung kebawah.

Ranueli Buulolo ketika dikonfirmasi dikantornya terkait mutu pelaksanaan pekerjaan itu, dia hanya memerintahkan anggotanya untuk menemui wartawan, dan menyampaikan bahwa, “dia tidak bisa diganggu atau tidak ada kesempatan,” katanya.  

Sementara pihak rekanan PT. Maju Gemilang Mandiri  saat di konfirmasi awak media menanggapi serius mengenai ada sloop yag patah, "memang betul, itu disebakan oleh alat berat waktu penimbunan tanah di area lokasi, Disitu kedorong, kami belum perbaiki disebabkan karena di area situ jadi akses buat jalan pekerja yang membawa material untuk langsir, juga masih banyaknya steger yang ada di area situ," katanya.

Adapun rencana perbaikan berbarengan dengan pengecoran plat lantai dan akan di koneksikan denga pembesian plat lantai, jadi sloop itu nanti akan joint dengan besi plat lantai, maka perbaikannya dilaksanakan berbarengan dengan pengecoran plat lantai. Adapun metode perbaikannya konsultan pengawas sudah mengarahkan rekan-rekan di lapangan. (sit duha/S duha)



dikutip dari sumber: https://postkeadilan.com/diduga-sarat-korupsi-tahap-pekerjaan-rsud-nisel-slof-beton-sudah-retak-patah/2/

×
Berita Terbaru Update