-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jemat GKI Sion Kumurkek Rayakan HUT PI ke 70 di Ibus

Sabtu, 17 April 2021 | April 17, 2021 WIB Last Updated 2021-04-17T14:49:59Z

Maybrat (Kabar-nusantara.com) - Jemat GKI Sion Kumurkek merayakan HUT Pekabaran Injil (PI) ke 70 di Ibus Kampung Kumurkek distrik Aifat Kabupaten Maybrat. Hut PI ke 70 yang bertema Datanglah Kerajaanmu, Jumat (16/4)

Dengan Sub tema: Karena itu pergilah jadiklanlah semua bangsa muridku dan baptislah mereka dalam nama bapak dan anak dan roh kudus.  Dihadiri lima ratus orang termasuk cucu dari penginjil Wilem Sepa, umat Katolik Stasi Santo Paulus Kumurkek, dan jemat yang hadir.

Sebelum ibadah diawali dengan peragaan umat saat menerima pelayanan misi Katolik akhirnya beralih ke protestan 16 April 1952 sampai saat ini.

Ketua PHMJ GKI Sion Kumurkek, Pdt. Siprianus Assem, S.Si, mengutarakan jemat ini pertama kali terima injil masuk di Ibus di tahun 1952, melalui usia ke 70 BP AM Sinode GKI di tanah Papua dalam program kerja lima tahun untuk PI dan diakonia sehingga Jemat GKI Sion melakukan kegiatan peringati hari pekabaran injil di wilayah ini.

"Hal itu kita lakukan agar sejarah Injil masuk di wilayah ini perlu dibukukan jadi sejarah perjalanan injil itu diwartakan dan pelaku penerima injil itu yang diwariskan hingga kini," ujarnya.

Sebab, injil itu telah membawa terang sehingga hidup kekafiran atau kegelapan itu sudah tidak ada. Tetapi didalam terang Kristus disemua sektor kehidupan baik gereja, birokrasi kehidupan keluarga dan masyarakat. 

Pendeta menjelaskan, Hut PI ke 70 yang dirayakan ini bersama umat Katolik Santo Paulus Kumurkek dan para tokoh jemat yang hadir pada saat itu karena awalnya yang melakukan survei di wilayah itu adalah pastor Yorna asal Belanda, sehingga pada saat perayaan itu pastor  duluan menyerahkan injil ke anak dan cucu dari bapak Waisafo Saa bersama masyarakatnya. 

selanjutnya karena pastor tak kunjung balik akhir welehmus melihat keadaan itu dan bawa guru penginjil protestan dari Inanwatan akhirnya wilayah ini protestan. Selain itu, ketua panitia Maikel Omar Safuf mengatakan jalanya acara Hut PI ke 70 karena dukungan dan kerjasama dari umat Katolik dan jemat GKI Sion Kumurkek yang ada sehingga acara ini berjalan baik dan sukses. 

"Kami harapkan dukungan dan kerja sama ini tetap dijaga untuk kemajuan pelayanan iman dan pendidikan diwilayah ini. Termasuk ada wacana untuk bangun situs di tempat mula mula PI tetapi kami fokus membangun gereja baru jemat GKI Sion Kumurkek," tandasnya. (Engel Semunya)

×
Berita Terbaru Update