-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Keturunan Saibatin Tak Terima Siger Dibuat Dibawah Macan Sumatera

Selasa, 30 Maret 2021 | Maret 30, 2021 WIB Last Updated 2021-03-30T12:54:40Z

Mesuji (Kabar Nusantara.com) - Siger merupakan benda atau perangkat adat penting dalam ritual tradisional masyarakat Lampung. Benda tersebut berwujud sebuah mahkota logam berwarna keemasan yang memiliki detail bentuk yang sangat khas.

Karena kekhasan bentuknya, siger menjadi simbol kedaerahan yang melekat pada Provinsi Lampung.(30/03/21)

Dalam ritual tradisional masyarakat Lampung. Benda tersebut berwujud sebuah mahkota logam berwarna keemasan yang memiliki detail bentuk yang sangat khas.

Mahkota ini menjadi simbol kehormatan dan status sosial seseorang dalam masyarakat Lampung. Karena kekhasan bentuknya, siger menjadi simbol kedaerahan yang melekat pada Provinsi Lampung.

"Siger, sigokh dalam dialek Saibatin, memiliki bentuk simetris bilateral, memajang ke arah kiri dan kanan dari penggunanya. Di bagian atas, terdapat lekukan dengan jumlah spesifik. Jumlah lekukan di bagian atas mencirikan asal wilayah siger tersebut berasal. Selain dari lekukannya, asal daerah siger juga dapat dikenali dari detail-detail lain seperti rumbai-rumbai dan batang sekala. Dilansir dari Laman indonesianya.com.

Di kabupaten Mesuji Lampung di kecamatan Tanjung Raya digegerkan lambang singer akan tetapi di atas nya ada macan Sumatra hal ini jadi pertanyaan beberapa tokoh masyarakat.

"Di Lampung siger itu makota yang dipakai dikepala dan sangat dihormati baru saya lihat dikabupaten mesuji Lampung siger ada di kaki macan !' Sejak kapan tutur Jainudin di Group whaasap di Fakta mesuji.

 Hal ini terlihat dari perbedaan bentuk siger dalam masyarakat adat karena saya keturunan Saibatin  Siger dalam adat Saibatin yang mendiami daerah pesisir memiliki tujuh lekukan yang bermakna tujuh adoq (gelar adat dalam masyarakat Saibatin) yaitu suttan/dalom/pangeran (kepaksian/marga), raja jukuan/depati, batin, radin, minak, kimas, dan mas/itton. ( Tambah kan kalimat ini biar paham masyarakat..Gelar saya Minak pengukuh dalam adok tutup zainudin lewat WhatsAap. 

Lanjut kalau dalam 3 hari ini masih seperti itu mohon maaf akan Saya Laporkan kemajelis adat provinsi Lampung ungkap Zainuddin dengan lantang.

 "Langsung sambung Yanto itu produk kabupaten Mesuji apa desa ya kok gitu "

Benda tersebut berwujud sebuah mahkota logam berwarna keemasan yang memiliki detail bentuk yang sangat khas. Tutur nya (Eko)

×
Berita Terbaru Update