-->

Notification

×

Iklan

Iklan searcher

Iklan

Siswi SMPN 44 Mukomuko, Latihan Masak Sambal Lado Rasa Unik dan Lezat.

Sabtu, 20 Maret 2021 | Maret 20, 2021 WIB Last Updated 2021-03-20T07:20:04Z
 

Mukomuko (Kabar-Nusantara.com) - Siswa SMP Negeri 44 Mukomuko, yang berlokasi di PT. Alno Air Ikan, Malin Deman, mengikuti kegiatan memasak, yang dilaksanakan oleh Sekolah untuk melatih kemampuan memasak, Sabtu pagi (20 Maret 2021)

Para Siswa itu ditantang untuk memasak makanan yang berkwalitas sesuai program memasak di Sekolahnya terpenting. Program ini khusus untuk siswa tingkat SMP, kegiatan memasak ini didampingi oleh guru kelas mereka, Lusidiana, S.Pd.

"Kegiatan memasak merupakan ajang untuk mengasah keterampilan memasak siswa. Anak-anak akan memasak makanan dengan menu utama, belajar memamak sambal lado, belajar memasak sambal terasi, bikin minuman es timun, rebus ayam, dan masakan lainnya," ungkap Lusidiana.

Saat dikonfirmasi wartawan media Kabar-nusantara.com, Lusidiana mengatakan, saya guru seni budaya, praktek pelajaran memasak ini diikuti 17 siswa setingkat SMP kelas 3, kegiatan memasak ini dilakukan agar anak-anak mengenal bahan-bahan pembuat makanan. Jadi mengenai bahan-bahannya sendiri, sebagian mereka bawa dari rumah," terangnya.

Setelah mereka menyelesaikan masakannya, lalu satu persatu masakan mereka akan dikumpulkan, dan kemudian pihak guru  akan melakukan penilaian. Bagi masakan yang dinilai unik, enak dan bahannya mudah dibuat, mendapat nilai baik.

"Harapan kami pihak Sekolah, dengan adanya program hari memasak, anak-anak ini bisa melatih belajar mandiri, dan melatih kekompakan diantara teman sekelasnya. Kalau untuk tahun depan nanti, mungkin tema yang akan diberikan akan lebih menarik lagi, kita maunya nama masakan para peserta bisa unik sendiri," ujarnya.

Sementara itu seorang peserta masak, Bulani Laia mengatakan memasak yang penting adalah dimana para murid memasak terus dimakan bersama-sama. "Kalau jenis masakannya, kita membuat Sambal lado, membuat Sambal terasi, ayam rebus, bikin es timun, dan lain-lainya," tuturnya.

Kalau masak begini lebih mudah, kemungkinan beberapa siswa sudah ada yang terbiasa memasak di rumah. "Optimis menanglah, meskipun saingannya berat semua, tergantung keahlian kita memasak, percuma ide bagus tapi pas praktek memasak tidak bisa," pungkasnya.  (Sinema Laia)

×
Berita Terbaru Update