-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gubernur Sumsel Tinjau PLTU Mulut Tambang Sumsel 8

Sabtu, 13 Maret 2021 | Maret 13, 2021 WIB Last Updated 2021-03-14T21:10:40Z

Sumsel (Kabar-nusantara.com) - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) meninjau lokasi pembangunan proyek strategis PT. Bukit Asam Tbk (PT. BA) yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang Sumsel 8 yang berkapasitas 2 x 620 MW di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim yang dikerjakan sejak Juni 2018 oleh PT. Huadian Bukit Asam Power (PT. HBAP)

Sebagai Independent Power Producer dengan nilai mencapai US$ 1,68 miliar, yang nantinya akan membutuhkan 5,4 juta ton batu bara per tahunnya.

Dalam keterangannya, Sabtu siang (13/03) usai berkeliling melihat konstruksi pembangunan yang sampai saat ini sudah mencapai 72% pengerjaannya yang mana target penyelesaiannya pada Maret tahun depan (2022).

Gubernur Sumsel didampingi Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Emran Tabrani selaku perwakilan Bupati Muara Enim, Forkopimda Kabupaten Muara Enim serta jajaran Direksi PT.BA dan PT. HBAP semakin yakin Sumsel adalah lumbung energinya nasional.

Dengan adanya PLTU Sumsel 8 ini menunjukan bahwa Sumsel welcome terhadap investasi, kemudian kondisi eksisting saat ini suplai listrik sepulau Sumatera yang harapan kita menjadi surplus listrik yang kita bisa kirim ke pulau-pulau lain apalagi kalau kabel bawah laut sudah selesai yang artinya suplai ke Pulau Jawa pun bisa terkoneksi dari sini, terang Herman Deru.

“Kita bisa lihat sendiri bahwa powernya PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 ini berkapasitas 2 x 620 MW, kalau dari catatan yang ada ini adalah PLTU mulut tambang terbesar di Indonesia,” tuturnya menambahkan.

Gubernur Sumsel yang akrab disapa HD ini menginginkan Pemkab Muara Enim dan jajaran Forkopimda untuk terus jalin kerjasama yang baik dengan PT. HBAP guna untuk kelancaran dan penyelesaian pekerjaan tepat pada waktunya.

“Saya ingin pemerintah Kabupaten Muara Enim dan jajaran Forkopimdanya untuk jalin terus kerjasama ini agar dapat selesai tepat waktu, sehingga harapan kita pada Maret 2022 sudah bisa memproduksi listrik yang berikutnya. Kita harapkan ada transformasi bagi putra-putri kita sehingga nanti mayoritas pekerjanya adalah putra daerah sendiri,” ujar HD.

Terakhir, HD berpesan kepada PLTU yang berada di Desa Tanjung Lalang agar dapat memperhatikan masyarakat sekitar  perusahaan yang terdampak dari pada  investasi besar ini sehingga mereka bisa mendapat nilai tambah di daerah tempat tinggal mereka.

“Tolong di perhatikan juga masyarakat di sekitarnya agar dapat bersama-sama mendapat nilai tambah dari adanya investasi besar di daerah ini,” pinta HD mengakhiri. (Feri-Vry)

×
Berita Terbaru Update