-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Satu Truck Muatan Minyak Ilegal Diamankan Polres Sarolangun

Rabu, 24 Februari 2021 | Februari 24, 2021 WIB Last Updated 2021-02-24T13:39:11Z

Sarolangun, Jambi (Kabar-nusantara.com) - Satu unit truk bermuatan minyak ilegal dan sebuah sepeda motor pelangsir minyak ilegal diamankan Polres Sarolangun, saat akan menuju lokasi driling di Desa Lubuk Napal Kec. Pauh Kabupaten Sarolangun pada Selasa (23/2/2021) pukul 08.30 Wib.

Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Bastari pimpin apel pelaksanaan penertiban ilegal driling di Polsek Pauh, turut hadir dalam penertiban tersebut Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Sabhara dan Kapolsek Pauh,  sebanyak 39 personil gabungan Polres Sarolangun dan Polsek Pauh ikut dalam kegiatan ini.

Diperjalanan menuju lokasi sumur minyak ilegal,  tim menemukan 1 unit truk bermuatan minyak ilegal berwarna hijau dengan bak berwarna kuning nomor plat BE 8564 WA, minyak   dikemas dalam tedmon segi empat dan drum plastik, ikut diamankan 2 orang yang dicurigai ada hubungannya dengan mobil tersebut,  temuan tersebut langsung dibawa oleh Tim ke Mapolres Sarolangun. 

Tak lama berselang,  tim kembali mengamankan 1 unit motor dengan muatan 6 dirigen minyak ilegal (180 ltr), namun pengendaranya melarikan diri.  Kemudian di km 22, tim penindakan mengamankan dengan memasang Police line pada satu truk canter berwarna kuning dengan No Pol BD 8042 EU yang berisi minyak mentah di tinggalkan pemiliknya, mobil dalam keadaan rusak tidak mungkin di bawa ke Polres.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, S.IK., MT.C.P., C.F.E., membenarkan kejadian tersebut "Tim penindakan kegiatan ilegal driling di Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil truk bermuatan minyak ilegal kurang lebih 600 liter dan motor yang digunakan untuk melangsir minyak ilegal yang memuat 6 dirigen.

"Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Sarolangun, sayang sekali ada 1 unit mobil truk lagi yang berisi minyak ilegal dikemas dalam  tangki besi belum bisa kita bawa, karena mobil ditinggalkan pemiliknya dalam keadaan rusak dan terkunci, sehingga kita beri Police line," ungkapnya.

Jalanan yang rusak parah serta tidak dapat dilalui oleh mobil maupun motor menuju lokasi sumur minyak ilegal menghentikan perjalanan Tim Penindakan yang dipimpin Kabag Ops Kompol Bastari "Kita sudah berupaya melintasi jalan menuju sumur minyak menggunakan motor trail, namun medan yang cukup berat akhirnya kita balik kanan," tutur Kompol Bastari Kabag Ops Polres Sarolangun. (JMS)

×
Berita Terbaru Update