-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Atasi Masalah Justru Timbulkan Masalah, Saluran Pembuangan Jadi Kolam Ikan.

Jumat, 01 Januari 2021 | Januari 01, 2021 WIB Last Updated 2021-01-01T14:14:16Z

Polman, Kabar-Nusantara.com, Pembangunan cekdam di Desa Rea Timur  Kec. Binuang, Kab Polman, Sulbar, di keluhkan oleh Basri, Ketua kelompok tani setempat. Pembangunan cekdam tahun 2019 dari dana Desa ratusan juta rupiah itu, "mungkin karena perencanaan yangg kurang tepat, sekarang justru menimbulkan masalah baru." keluhnya kemarin (27/12) 

Lebih jauh Ketua kelompok tani itu mengatakan, kenapa harus pake bantalan atau tanggul di bawah terlalu tinggi  sampai 75 cm. Sehingga pada saat banjir, air meluap kemana mana, terkadang banyak  pintu atau pematang sawah disini yang jebol. Ini masalah besar yang timbul akibat kesalahan dalam pembuatan cekdam tersebut.

Menurut Basri, seandainya di bawahnya itu tidak di pakekan bantalan atau tanggul, saya yakin air tidak akan mudah meluap kemana-mana dan tidak merusak sawah yang ada di sekitarnya. Padahal pada waktu di bangun cekdam itu, kami sudah protes dan mengatakan kepada yang kerja disitu, kenapa harus di pakekan bantalan. Tetapi protes kami tidak dihiraukan, "ya beginilah jadinya sekarang air sering meluap dan merusak sawah dan tanaman padi kami," ungkapnya. 

Hal ini harus segera di benahi dan buka itu bantalannya, agar tidak menimbulkan masalah lebih besar bagi pemilik sawah yang ada di sekitar cekdam. Dari pantauan awak media, tanggul dari cekdam bagian atas, sudah retak dan patah, di perkirakan sedikit waktu lagi tanggul itu akan jatuh sepotong demi sepotong dan akhirnya habis.

Masih tentang keluhan warga yang lain, bahwa program pembangunan pembuangan saluran air yang di kerjakan tahun 2019 juga menggunakan anggaran Desa ratusan juta rupiah di belakang Sekolah SD. 055 Bajoe juga menuai protes warga. Mereka mengatakan, sudah tau tidak akan di kerjakan tembus sampai ke hilir, kenapa pengerjaanya harus di mulai dari hulu, mestinya di mulai dari hilir sehingga air ada jalan keluarnya, nah sekarang ini keadaanya malah sama dengan kolam ikan ukuran panjang, karena ujung dengan ujungnya tertutup. 

Warga berharap persolan ini segera di atasi Pemerintah Desa karena dengan kondisi seperti ini justru lebih parah dari pada sebelum pembuangan ini di bikin. 

Masih di Desa Rea Dusun Bajoe Kecamatan Binuang Kab. Polman Sulbar, di dusun ini kami tim menemukan rumah warga yang tidak layak huni, sudah kecil, atap bocor, lantai dan tiang sudah reot dan rapoh, rumah ini di huni oleh sepasang suami istri yang berprofesi sebagai nelayan, saat ini pemilik rumah tersebut terpaksa harus menumpang serumah dengan mertua.

Asrul, si pemilik rumah mengeluhkan bahwa sudah 2 tahun ini terpaksa harus numpang tinggal serumah dengan orang tua, karenna tidak punya uang untuk bangun rumah, kami sangat berharap kepada pemerintah bantuan bangun rumah atau bedah rumah, "kami ingin punya rumah yang layak huni," keluhnya. 

Menurut Asrul, rumah tetangganya samping kiri dan kanan sudak mendapat bantuan bedah rumah, tapi kami di tengah tengah yang rumah paling parah justru tidak mendapat bantuan, entah apa salah dan dosa kami sama pemerintah.  "Kenapa kami di biarkan kehujanan pada saat hujan turun, kepanasan pada saat ada terik matahari, kedinginan pada saat  angin kencang." katanya. 

Saat di komfirmasi di kediamannya Kades Rea timur, Saiful menyatakan, mengenai pembuatan cekdam dan saluran pembuangan air yang di anggap ada kesalahan tehnis dalam pengerjaanya, sehingga justru menimbulkan masalah baru,  Kades mengatakan bahwa itu sudah benar di kerjakan sesuai dengan gambar atau perencanaan, "kami tidak bisa merubah gambar karena itu pelanggaran hukum." terannya.

Terkait dengan rumah warga yang rusak parah dan sudah tidak layak huni itu, setiap ada bantuan rumah saya perintahkan kepada masing masing Kepala Dusun untuk mendata rumah warga nya yang memang layak untuk di berikan bantuan.

Kades Saiful mengucapkan terima kasih kepada wartawan atas, informasinya terkhusus rumah warga yang rusak parah itu, akan menjadi prioritas utama kami jika ada program bantuan rumah masuk, "bantuan darimana saja insya Allah  kami akan jadikan skala prioritas untuk dia." pungkasnya.  

(Bang salman)

×
Berita Terbaru Update