-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bocah Digigit Komodo, BTNK Tanggung Ongkos Perawatan Rumah Sakit

Rabu, 20 Januari 2021 | Januari 20, 2021 WIB Last Updated 2021-01-22T09:30:51Z


Oleh: Richard Bon

KABAR-NUSANTARA.COM, LABUAN BAJO, FLORES, NTT,- Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) akan memberikan bantuan biaya perawatan terhadap bocah 4 tahun, korban gigitan Komodo pada Sabtu, 16 Januari 2021. Hal ini, secara resmi disampaikan oleh bagian Humas BTNK melalui halaman resmi media sosial milik mereka bernama Kantor Balai Taman Nasional Komodo, Sabtu (16/1/2021) malam, pukul 19:27 WITA.

Pada poin kedua dalam release resmi tertulis itu menyebutkan, bahwa Kepala SPTN Wilayah II mewakili Kepala Balai Taman Nasional Komodo mendatangi korban beserta keluarganya di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Balai Taman Nasional Komodo juga akan memberikan bantuan khususnya terkait penanggulangan biaya perawatan di Rumah Sakit (RS) tersebut.

Selain itu, BTNK telah berupaya melakukan evakuasi Komodo dimaksud ke Resort Loh Sebita, Pulau Komodo agar menghindari konflik satwa liar dengan manusia berkelanjutan serta mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.


BTNK juga akan membuat pagar pengaman di Kampung Komodo untuk meminimalisir potensi interaksi membahayakan dari satwa liar bagi rutinitas harian masyarakat.

Pihak BTNK juga menghimbau agar masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari untuk tetap waspada akan perilaku satwa liar yang tidak bisa diprediksi.

Untuk diketahui, bocah laki-laki bernama Febiyanto (4 tahun) berasal dari Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, diserang dan digigit Komodo hingga pergelangan tangannya terputus dan mengalami luka serius di bagian wajah korban, pada Sabtu (16/1/2021).

Ia diserang dan digigit saat sedang bermain dibawah kolong rumah milik korban. Orangtuanya tidak mengetahui jika ada seekor Komodo di bawah kolong rumahnya. 

Usai kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke Pustu setempat, sebelum diantar ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo menggunakan kapal cepat untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Saat berita ini diturunkan, korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

×
Berita Terbaru Update